MANAGED BY:
SENIN
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 11 Februari 2017 12:45
Anggota DPRD Ngaku Diancam Pistol, Ketua DPRD Ngaku Digoblok-Gobloki

Kata Abdulloh Ngeramput, Dianggap Menghina, Ketua DPRD Bakal Lapor ke Polres Lagi

NGAKU DIANCAM PISTOL: Agus Walinono dihalangi untuk kembali masuk ke ruangan Ketua DPRD Balikpapan. Ia mengaku diancam pistol.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Kasus keributan anggota DPRD Balikpapan yang melibatkan pimpinan dewan berbuntut panjang. Andi Walinono (AW), legislator yang berseteru dengan ketuanya di parlemen, Abdulloh melontarkan pernyataan mengejutkan. Dia marah karena sempat ditodong pistol.

Andi mengaku, ancaman itu adalah bentuk dari arogansi ketua dewan. “Saya diancam dia (Abdulloh) pakai pistol. Kalau saya tidak keluar ruangan, bisa keluar pistolnya. Ini semakin memperlihatkan kekerdilan Ketua DPRD. Untuk apa ada lembaga ini. Untuk apa BK (Badan Kehormatan). Untuk apa partai kalau semuanya diselesaikan seperti ini,” ungkap AW ditemui setelah apel upacara HUT Balikpapan di Lapangan Merdeka kemarin (10/2).

AW menyebut, insiden tersebut merupakan puncak kekesalannya terhadap Abdulloh. Anggota Komisi II DPRD Balikpapan itu kembali menyebut Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Balikpapan sebagai salah satu penyebab kekesalannya. Penyebab lainnya, soal permintaan uang untuk perjalanan dinas.

“Ya semua itu, yang belakang-belakang juga termasuk itu. Juga soal intimidasi yang dilakukannya kepada anggota-anggota fraksi (Golkar) yang tidak mendukungnya (maju sebagai ketua Golkar Balikpapan,” terang AW.

Soal pelaporan yang dilakukan Abdulloh terhadap dirinya, AW mengaku tidak akan melakukan upaya apapun. “Saya tidak mempermasalahkan. Justru itu jadi terlihat arogansinya (Abdulloh). Kelihatan blunder-nya,” tegas AW kemudian melontarkan kata penghinaan. AW tidak akan melakukan upaya hukum balik dan akan menunggu proses yang sedang berjalan.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Abdulloh bungkam, baik insiden keributan maupun laporannya ke Polres Balikpapan, Kamis (9/2). Dia baru mau berkomentar ketika ditemui setelah peresmian Balikpapan Islamic Center (BIC) sore harinya. Kepada wartawan, Abdulloh membantah keras telah mengancam AW dengan pistol. Bahkan dia memiliki saksi-saksi di ruang kerjanya saat insiden keributan terjadi. Sejumlah anggota dewan berada di ruangannya. Seperti Nur Hadi, Syafruddin, Sri Hana, Danang Eko termasuk yang sedang bertamu, Syarifuddin (Gerindra).

Ngeramput dia, ngawur. Saksi banyak di ruang saya. Masak tidak ada hujan dan angin, tiba-tiba maki-maki orang,” beber dia. Abdulloh mengaku tidak tahu apa yang dipersoalkan anggotanya tersebut. “Itu yang saya tidak tahu tiba-tiba masuk goblok-gobloki orang. Memang siapa dia,” sambungnya.

Dia menilai secara kelembagaan, AW sudah melakukan kesalahan fatal karena sudah mencaci Ketua DPRD. Abdulloh akan kembali ke Polres Balikpapan untuk melaporkan atas pernyataan palsu bahwa dirinya melakukan ancaman dengan pistol.

Sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan AW, yakni perusakan pintu, penghinaan kepada Ketua DPRD, penghinaan terhadap pribadi, dan pernyataan palsu. “Jadi, penghinaan yang luar biasa menghina lembaga dan pribadi,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Balikpapan AKBP Jefri Dian Juniarta mengaku, belum menerima laporan terkait adanya delik aduan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan AW kepada ketua DPRD Balikpapan. Dirinya menyebut hanya menerima informasi dan belum mau berkomentar lebih banyak.

“Memang ada laporan tadi malam (kemarin, Red) di Polres. Tetapi, secara pribadi saya belum lihat aduannya seperti apa. Kasih waktu kepada teman-teman penyidik terkait laporan dari DPRD ini. Kan ada prosedurnya, nanti kami pelajari lebih lanjut,” kata Jeffri.

BUKAN SOAL MUSDA

Plt Ketua Golkar Balikpapan Rahmad Mas’ud memastikan, keributan antara Abdulloh dengan AW muncul hanya karena faktor kesalahpahaman. Rahmad menyangkal jika keributan sesama kader Golkar Balikpapan murni karena musda. “Oh, hanya miskomunikasi itu. Enggak ada hubungannya dengan musda. Itu hanya masalah pribadi. Tidak ada hubungannya dengan Partai Golkar, apalagi musda,” tegas Wakil Wali Kota Balikpapan itu.

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan Abdulloh dan AW malam setelah insiden keributan. Dari keterangan keduanya, Rahmad menyebut tidak ada masalah lagi dan sudah diselesaikan. “Saya tahu kedua belah pihak sudah damai. Saya dengar memang ada laporan ke kepolisian, tetapi mungkin itu sifatnya hanya spontan. Sudah damai,” terangnya.

Rahmad hanya menyarankan jika penyelesaian persoalan ini dilakukan secara baik-baik dan kekeluargaan. “Sebagai kader Golkar dan anggota dewan, sebaiknya kedua belah pihak memperlihatkan perilaku yang baik. Masalah ini jangan dikembangkan lagi,” terangnya.

Menurutnya, insiden tersebut tidak akan mengganggu proses Musda Golkar yang hingga kini masih menggantung. Dirinya berharap sepulang dari Berau, dalam kegiatan Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) DPD Golkar Kaltim, musda di Kota Minyak bisa terlaksana.

Sebelumnya, Kaltim Post yang berada di lantai dasar Kantor DPRD Balikpapan terkejut mendengar suara gaduh di lantai II, Kamis (9/2). Keributan itu berasal dari AW yang diseret keluar dari ruang Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh sekitar pukul 14.50 Wita. Media ini juga merekam video kejadian tersebut selama 15 detik. AW mengklaim marah terhadap Abdulloh karena persoalan Musda Golkar.

Wakapolres Balikpapan Kompol Yolanda E Sebayang membenarkan, Abdulloh telah melaporkan AW dalam kasus perbuatan tidak menyenangkan ke polisi. “Kami terima laporan dan karena ini bentuknya delik aduan akan kami proses. Karena Pak Abdulloh sebagai pelapor tadi sudah selesai, maka akan kami panggil saksi-saksi lainnya,” ujarnya.

Badan Kehormatan telah menanggapi insiden di Kantor DPRD Balikpapan itu. “Saya dapat informasi ada keributan kecil, tetapi saya tidak melihat langsung kejadiannya. Makanya saya bersama-sama dengan teman-teman (anggota DPRD) datang ke sini (Polres Balikpapan) untuk melakukan pendampingan,” Ketua BK DPRD Balikpapan Aminuddin.

Dia menyebut, ada kerusakan aset negara dari keributan itu. Aminuddin juga telah mengecek kondisi ruangan ketua DPRD dan menemukan pintu masuk ruangan rusak. “Saya cek memang ada kerusakan. Kemungkinan engselnya, soalnya pas saya coba enggak bisa buka tutup seperti biasa,” jelasnya. (*/rdh/rsh/rom/k11)


BACA JUGA

Senin, 27 Februari 2017 12:56

NGERI..!! Pedofilia Beraksi, Diduga Ratusan Anak Jadi Korban

SAMARINDA – Kasus kekerasan pada anak di Samarinda cukup mengkhawatirkan. Bahkan, pelakunya semakin…

Senin, 27 Februari 2017 12:12

Biaya Logistik Ditekan, Barang Jadi Murah

PROGRAM tol laut yang digagas Presiden Jokowi diyakini sejumlah pihak bakal mengurangi beban logistik.…

Senin, 27 Februari 2017 12:00

Inflasi Februari Lebih Rendah

JAKARTA – Inflasi awal tahun ini cukup tinggi, yakni di angka 0,97 persen. Besaran inflasi tersebut…

Senin, 27 Februari 2017 10:28

HAYUUU..!! Reklamasi Tambang Diabaikan, Dewan Bawa ke KPK

SAMARINDA – Kasus korban tewas di lubang bekas tambang di Kaltim belum juga tuntas ditangani kepolisian.…

Senin, 27 Februari 2017 10:17

Kaltara Jadi Koordinator Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie berharap, sumber daya alam (SDA) di Kalimantan bisa…

Minggu, 26 Februari 2017 10:19

Pelanggaran Nyata, Berakhir Hampa

  SAMARINDA – Penanganan kasus korban tewas di lubang bekas tambang menanti hasil akhir.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:18

Jokowi Jemput Raja Salman

JAKARTA – Pemerintah Indonesia betul-betul sibuk menyiapkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman…

Minggu, 26 Februari 2017 10:13

Tiga Terduga Pembantai Keluarga Juragan Angkot Diringkus

BALIKPAPAN – Polisi tak butuh waktu lama mengungkap kasus pembantaian satu keluarga di Balikpapan.…

Minggu, 26 Februari 2017 10:11

Bakal Jadi Oscars Paling Politis

LOS ANGELES – Oscars selalu menjadi perhelatan yang menarik. Film-film terbaik Hollywood dikompetisikan,…

Minggu, 26 Februari 2017 10:07

Ingin Kuliah tapi Fasilitas Perguruan Tinggi Belum Memadai

Banyak orangtua yang kebingungan menangani anak penyandang disabilitas tuli. Bahkan, cenderung pesimistis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .