MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 06 Februari 2017 09:16
NAH KALO..!! Dana UKM Jadi Temuan BPK

Jumlahnya Rp 2 Miliar, Mengendap di BPR Tanpa Alasan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Investasi dana bergulir Pemkot Samarinda di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltim. Dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK, dana yang sedianya disalurkan ke usaha kecil menengah (UKM) mengendap tanpa alasan. Nominalnya sebesar Rp 2.227.776.810.

Dana ini mengendap di BPR selama periode 2014-2015, dengan dua nomor rekening berbeda. Pada nomor rekening 01.11.00003.01, jumlah saldonya sebesar Rp 1.340.690.268. Kemudian di rekening 01.11.002731.01, senilai Rp 887.086.542. Berdasarkan audit BPK, setoran uang ke bank pelat merah itu tanpa dasar. Dikarenakan, nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bernomor 581.1/260/MoU/Pemkot-BPR/IX/2008 tertanggal 17 September 2008 telah kedaluwarsa.

Dana sebesar Rp 2.227.776.810 ini menjadi temuan tim auditor BPK dikarenakan kerja sama investasi non-permanen tak juga ditindaklanjuti BPR. Sementara pemkot membenarkan jika nota kesepahaman dengan perusahaan daerah tersebut telah berakhir pada 2011 lalu. Lantaran BPR telah menyerahkan bunga hak pemkot, sementara perwali dan perpanjangan MoU justru tak diperpanjang.

Ditemui Kaltim Post, Direktur BPR Samarinda, Desi Novianti, menerangkan jika dana bergulir itu telah dikembalikan ke kas daerah. Selepas menjadi temuan BPK dalam LHP bernomor 9.C/LHP/XIX.SMD/V/2016 tertanggal 30 Mei 2016. Tapi, lima tahun berjalan, nota kesepahaman tak juga diperbarui dan membuat dana tersebut mengendap.

“Kami jadi tak bisa bertindak. Tidak boleh mengutak-atik,” akunya. Lebih lanjut, dalam LHP tersebut, BPR yang merupakan lembaga penyalur, penyeleksi dan penagih dana bergulir, terpusat pada 42 debitur yang ditetapkan Dinas Koperasi dan UKM Samarinda. Tetapi mengendap selama tahun 2014-2015.

BPR kemudian menelurkan rekomendasi agar Dinas Koperasi dan UKM menyusun kajian kondisi saat ini atas investasi tersebut. Serta meminta wali kota Samarinda agar membuat keputusan atas status dana bergulir tersebut. “Sistem keuangannya kami BPR sebagai channeling agency (agen penyalur) yang dimana dana langsung dikelola secara penuh. Tapi merujuk dasar yang dibuat dinas koperasi dan UKM. Makanya, total administrasinya wewenang kami,” urainya.

Hanya saja, skema agen penyalur itu tak dapat dilakukan kembali. Lantaran adanya Peraturan Pemerintah 71/2010 tentang Akuntansi Investasi. Dikatakan, PP ini menyatakan jika pengelolaan investasi dana bergulir hanya dapat dikelola langsung oleh satuan kerja yang berstatus badan layanan umum (BLU).

Karena aturan itu, BPR pun dibuat tak berdaya untuk mengutak-atik uang tersebut untuk menunjang pendapatan daerah. “BPR kan belum BLU makanya dana tersebut kami kembalikan ke kas daerah setelah temuan,” terangnya.

Lambannya keaktifan pemkot dalam memastikan dasar hukum pengelolaan tersebut membuat pemkot merugi dalam menunjang pendapatan daerah. Sementara dana bergulir UKM di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim, Samarinda memperoleh untung hingga Rp 38.210.909. Begitu pun dengan dana bergulir sawit yang dikelola BPR Samarinda meraup untung sebesar Rp 23.762,723.

Padahal, BPR diharapkan berkontribusi maksimal dari sektor UKM. Dalam empat tahun terakhir, perusda yang berkantor di Jalan Pahlawan itu selalu menyumbang pendapatan di atas Rp 500 juta. (*/ryu/riz/k18)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 14:28

Jalani Pengobatan, Terdakwa Pengeroyokan Tetap Ditahan

SAMARINDA - Setelah sempat tersiar kabar di ranah polisi seorang pelaku pengeroyokan yakni Faishal Riedza…

Rabu, 20 September 2017 11:21

Isran Noor Gaet Hadi Mulyadi di Pilgub 2018

JAKARTA – Geliat konsolidasi jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 kian hangat. Belakangan,…

Rabu, 20 September 2017 09:06

Pemprov Ambil Alih Pengelolaan PPI

SAMARINDA – Untuk memperluas sayap bisnis di kompleks Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili,…

Rabu, 20 September 2017 09:05

Turut Embat Motor Keluarga

SAMARINDA – Berusia masih belia, kelakuan NU (13) dan AD (15) bikin geleng kepala. Masih duduk…

Rabu, 20 September 2017 09:04

MA Tenggak Enam Obat Peluruh Kandungan

Rangkaian momen aksi keji pengguguran dan pembuangan bayi perempuan oleh pasangan kekasih Agung Purnomo…

Rabu, 20 September 2017 09:02

12 Pemuda Tanpa Identitas Terjaring

SAMARINDA pernah mendapat predikat minor sebagai kota tak aman kedua di Indonesia. Kota Tepian dengan…

Rabu, 20 September 2017 09:00

Bisa Penuhi Hasrat Bermusik Publik

SAMARINDA – Perlahan sekitaran pohon beringin besar di tepian Sungai Mahakam, Jalan RE Martadinata,…

Rabu, 20 September 2017 08:59

Pilih Kontraktor Jangan Gegabah

SAMARINDA – Porsi besar anggaran pengendalian banjir dalam anggaran lebihan di APBD Perubahan…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Setiap Hari Perlu 1.000 Ton

TIGA investor beda negara menyatakan kesediaan mengelola sampah di Samarinda menjadi sumber pembangkit…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Belum Optimal karena Minim Sosialisasi

PROGRAM kota berjaringan internet alias smart city terus digeber. Terdekat, ada dua program prioritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .