MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 08 Januari 2017 11:23
GILA..!! Di Kabupaten Ini, Jika Ingin Jadi Pejabat, Bayar Ratusan Juta

KPK Siap Koordinasi dengan KASN-Kemendagri

-

PROKAL.CO, JAKARTA - Praktik “dagang jabatan” di Pemkab Klaten masuk kategori akut. Sebab, jabatan itu dijual ke pejabat eselon II sampai PNS golongan rendah setingkat kepala sekolah dasar (SD). Bukan hanya itu, suap pengisian jabatan juga diduga sudah dilakukan sejak lama. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan melibatkan orang-orang terdekat Bupati Klaten Sri Hartini.

Dari laporan yang dikumpulkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Sri Hartini yang juga istri Bupati Klaten Haryanto Wibowo periode 2000-2005 diduga kerap mematok harga bagi pejabat atau PNS yang ingin menduduki jabatan tertentu. Harga yang dipatok mulai Rp 5 juta sampai Rp 400 juta. Pun, bukan hanya di Dinas Pendidikan, suap itu juga berlaku di instansi lain di lingkungan Pemkab Klaten.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengaku sudah mendapat informasi itu. Menurutnya, praktik ilegal tersebut memang sangat mungkin melibatkan banyak pihak. Mengingat, jumlah uang yang ditemukan KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) dan penggeledahan di rumah dinas (rumdin) bupati cukup besar. Masing-masing Rp 2 miliar dan Rp 3,2 miliar.

Penyidik KPK pun sudah memanggil 36 saksi yang terdiri dari unsur PNS berbagai golongan untuk mendalami dari mana saja aliran uang suap “dagang jabatan” tersebut. PNS yang diperiksa mulai dari kepala dinas, staf kecamatan sampai kepala SD. ”Apakah saksi (PNS) tersebut pernah dimintai uang oleh pihak tertentu di Klaten atau pernah memberikan uang itu yang menjadi poin pemeriksaan.”

Mengenai tarif, Febri menyebut hal itu memang sangat berpeluang dilakukan semua kepala daerah setiap kali melakukan pengisian atau rotasi pejabat PNS. Dengan demikian, terbilang wajar bila Sri Hartini mematok harga kepada aparatur sipil negara (ASN) yang ingin mendapatkan jabatan tertentu. “Kalau memang ada informasi dari komisi ASN, kami dengan senang hati menerimanya,” tuturnya.

Febri menambahkan, penyidikan kasus jual beli jabatan ke depan tidak hanya sebatas penindakan hukum, tapi juga untuk me-review regulasi kewenangan pergeseran jabatan di daerah. KPK pun siap berkoordinasi dengan KASN dan Kemendagri untuk sama-sama mencegah terjadinya praktik culas pengisian jabatan, seperti di Klaten. “Ini akan sangat bagus,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, bupati dan wali kota sesuai memiliki kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pejabat selain pejabat pimpinan tinggi utama dan madya serta pejabat fungsional keahlian utama. Ketentuan itu diatur dalam UU aparatur sipil negara (ASN) tahun 2014.

Sebelumnya, KASN juga mencatat adanya kejanggalan dalam perombakan jabatan di sejumlah daerah. Di antaranya, beberapa kabupaten di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jambi, dan Papua. Kasusnya hampir sama seperti di Klaten, yakni gerbong mutasi jabatan dilakukan dalam skala besar. “Jangan sampai perombakan jabatan menjadi ATM kepala daerah,” ujar Ketua KASN Sofian Effendi. (tyo/jpnn/rom/k15)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 23:12

IICS Borong 39 Medali Emas dan 7 Tropi di Ajang World Scholar’s Cup

JAKARTA- IPEKA Integrated Christian School (IICS) kembali menorehkan tinta emas. Kali ini, dalam ajang…

Kamis, 17 Agustus 2017 19:10

Fariza, Satu Jam sebelum Upacara Baru Tahu Bakal Bawa Baki Bandera

PROKAL.CO, JAKARTA- Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, di Istana Merdeka identik dengan…

Kamis, 17 Agustus 2017 19:03

Peringkat PT Terbaik, UGM Nomor 1, ITB Nomor 2...

PROKAL.CO, JAKARTA- Seperti tahun-tahun sebelumnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:52

Tampil Serasi, Agus-Annisa Pohan Sita Perhatian di Istana Merdeka

PROKAL.CO, JAKARTA- Selain sang ayah yang mantan presiden, putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono turut…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:47

Polisi Nilai Novel Enggan Kerjasama

PROKAL.CO, JAKARTA- Jauh-jauh datang berangkat ke Singapura, Senin, (14/8) lalu untuk melakukan pemeriksaan…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:41

Hebat! SBY, Mega, dan Habibie Hadir Bareng di Upacara HUT ke-72 Kemerdekaan

PROKAL.CO, JAKARTA- Ada pemandangan langka di upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Istana Merdeka,…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:54

Kelak, Jakarta-Surabaya Cukup 5 Jam

PROKAL.CO, JAKARTA- Ada nada optimisme muncul dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi setelah…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:50

Bangganya Paskibra Bersalaman dengan Presiden

PROKAL.CO, JAKARTA- Didampingi Wapres Jusuf Kalla, Presiden Joko Widodo menyalami satu persatu anggota…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:44

Agustusan, Jokowi Imbau Kibar Bendera Sebulan Penuh

PROKAL.CO, MEDAN- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemedekaan RI tahun ini sangat berbeda. Sebab baru…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:39

Astaga, Uang Jamaah Umrah Fist Travel Diputar di Koperasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Perlahan tapi pasti, kemana aliran dana calon jemaah umrah melalui PT First Anugerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .