MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 06 Januari 2017 11:45
TENANG..!! Kartu BPJS Masih Sakti Kok..!!

Diskes Klaim Aman, Belum Ada RS Swasta Putus Kerja Sama

TAK PERLU KHAWATIR: BPJS Kesehatan di Kaltim masih bekerja sama dengan RS swasta.(dok/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pemutusan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan rumah sakit (RS) swasta sepertinya tak berlaku menyeluruh di Indonesia. Faktanya, di Kaltim peserta asuransi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) itu tetap bisa menikmati layanan RS swasta.

Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan Muhammad Fakhriza menjelaskan, pemutusan kerja sama dengan RS swasta memang terjadi. Namun, bukan di Benua Etam. Melainkan di BPJS Kesehatan Wilayah Divisi Regional/Divre XI yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana, ada delapan RS swasta yang tak lagi melayani peserta JKN-Kartu Indonesia Sehat (KIS) sejak awal tahun ini.

Di antaranya RS Harapan Keluarga Mataram, RS Kasih Ibu Tabanan, dan RSIA Puri Bunda. Ia mengungkapkan, dalam keterangan BPJS Kesehatan, delapan rumah sakit tersebut sudah sepakat dengan asuransi milik BUMN itu untuk tidak melanjutkan program kerja sama.

Sehingga, Riza --sapaan akrabnya Muhammad Fakhriza-- menegaskan, bahwa sesungguhnya warga Kaltim tidak perlu khawatir. Sebab, kondisi itu tidak terjadi di provinsi ini. “Untuk Balikpapan tidak ada yang tidak lanjut. Semua RS baik pemerintah maupun swasta tetap melayani BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden 12 Tahun 2013 tentang JKN, Pasal 36 ayat (3) menyatakan bahwa fasilitas kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Maka sesuai aturan tersebut, kerja sama antara RS swasta dengan BPJS Kesehatan bersifat sukarela.

BPJS Kesehatan akan comply terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam melakukan kontrak, termasuk RS. “Semua kerja sama ada regulasinya. BPJS Kesehatan berhak untuk tidak melanjutkan kerja sama ataupun sebaliknya RS swasta juga berhak tidak lagi melanjutkan,” sebutnya.

Selain itu, Riza meyakini BPJS Kesehatan tetap senantiasa menerima setiap kritik dan saran. Baik dari peserta sampai pihak RS. Tidak hanya itu, pihaknya juga terus memberikan sosialisasi agar pasien JKN-KIS tak perlu ragu menggunakan fasilitas.

Caranya tentu memanfaatkan RS yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sehingga pelayanan akan terus tersedia selagi pasien memerlukan. Apalagi seluruh RS di Balikpapan, baik pemerintah dan swasta sudah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Artinya seluruh RS mampu melayani peserta BPJS Kesehatan.

Kebijakan Menteri Kesehatan memang membuat resah rumah sakit swasta. Klausul baru tentang pembiayaan layanan BPJS Kesehatan untuk pasien di kelas VIP menjadi penyebab. Itu tertuang dalam Permenkes 64/2016 tentang Standar Tarif Pelayanan JKN.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 12:00
JEJAK CHENG HO DARI TIONGKOK KE INDONESIA (25)

Pempek Pun Diperkirakan dari Tiongkok

KEDATANGAN Cheng Ho dan penumpasan bajak laut menjadikan Bumi Sriwijaya lebih tenang. Akulturasi budaya…

Kamis, 22 Juni 2017 11:11

Pemprov Dorong Percepatan PLTA

JAKARTA - Usaha yang dilakukan Pemprov Kaltara akhirnya membuahkan hasil. Kawasan Industri dan Pelabuhan…

Kamis, 22 Juni 2017 11:04

Kapolda Dukung Penuh Jawa Pos Fit Tenggarong

BALIKPAPAN – Gelaran Jawa Pos Fit Tenggarong hanya menyisakan beberapa pekan lagi. Kapolda Kaltim…

Kamis, 22 Juni 2017 11:01

Senang Kelola Majelis Taklim karena Ingin Cerdaskan Perempuan

Hampir seperempat abad Nur Jannah berkecimpung mengelola majelis taklim di Kaltim. Baginya, seorang…

Rabu, 21 Juni 2017 13:09

HATI-HATI..!! Cuaca Buruk Mengintai Selama Mudik

SAMARINDA - Mendung belum mau angkat kaki dari langit Kaltim. Setidaknya sampai Idulfitri. Badan Meteorologi,…

Rabu, 21 Juni 2017 13:00

YANG MUDIK WASPADALAH...!! Rute Kaltim-Kalsel Paling Rawan

BALIKPAPAN – Poros Balikpapan-Samarinda masih menyandang label jalur tengkorak di Kaltim. Walaupun…

Rabu, 21 Juni 2017 12:12
Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, Diduga Suap Proyek Jalan

MANTAP..!! Quattrick OTT KPK Jelang Lebaran

JAKARTA – Bengkulu layak masuk zona merah korupsi. Sebab, sepanjang dua minggu selama bulan Ramadan…

Rabu, 21 Juni 2017 11:03

700 Lubang Sudah Ditambal, Warga Diminta Atur Waktu Mudik

SAMARINDA- Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Mahmud Samsul Hadi, menuturkan,…

Rabu, 21 Juni 2017 09:41

Kabar Palsu Pernikahan Gratis

BROADCAST yang satu ini bak angin surga. Khususnya bagi para jomblo yang ingin segera berkeluarga. Apalagi…

Rabu, 21 Juni 2017 09:40

Dirikan Pesantren, Kebun Sawit dan Bengkel Jadi Sumber Pendapatan

Ustaz Ahmad Zaini Shabri dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Al-Furqon di Desa Suliliran Baru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .