MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 03 Januari 2017 10:57
RUU Miras Tak Kunjung Disahkan, Fahira Idris Ultimatum DPR
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Setelah sempat ditargetkan selesai pada Juni 2016, nyatanya RUU Larangan Minuman Beralkohol (LMB) hingga kini belum juga disahkan DPR. Padahal, RUU LMB sudah cukup mendesak diterapkan, mengingat pelanggaran terkait miras belakangan ini semakin marak di Indonesia.

Untuk itu, Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) mendesak DPR untuk serius menyelesaikan pembahasan RUU LMB dan segera menyahkannya pada awal 2017. “Saya tidak tahu tarik-menarik seperti apa yang terjadi dalam pembahasannya, sehingga molor hingga setengah tahun,” kata Ketua Umum Genam Fahira Idris kemarin (2/1).

Yang pasti, lanjut dia, pelanggaran miras di daerah-daerah semakin mengkhawatirkan. Dari hasil operasi, kepolisian berhasil menyita ribuan botol miras di berbagai daerah. “Mau sampai kapan negara ini tidak ada aturan miras setingkat undang-undang. Mau tunggu sampai berapa nyawa melayang akibat miras,” ujarnya.

Menurut Fahira, peraturan Menteri Perdagangan tentang pelarangan penjualan miras di minimarket tidak cukup untuk menghentikan laju peredaran miras. Sebab, selain tidak komprehensif juga tak ada sanksi berat. Apalagi denda dan pidana bagi yang melanggarnya.

Ia menyebutkan, masyarakat di daerah yang sudah punya Perda Miras seperti Provinsi Papua beruntung karena laju produksi, distribusi, dan konsumsi miras bisa diatasi. Tetapi bagi daerah yang belum punya perda miras seperti Jakarta dan banyak daerah lainnya, masyarakat hanya bisa mengelus dada, melihat miras dijajakan begitu bebas.

“Itulah kenapa perlu regulasi miras setingkat undang-undang karena bisa berlaku dan diterapkan secara nasional,” ujar Fahira yang juga Wakil Ketua Komite III DPD RI itu.

Karena ketidakjelasan penyelesaian RUU LMB ini, Fahira mengimbau masyarakat terutama di daerah-daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak pada 15 Februari 2017 mendatang untuk menarik komitmen dari para calon kepala daerah. Para calon kepala daerah dituntut untuk membuat regulasi terkait miras, mulai peraturan kepala daerah hingga perda.

Genam, lanjut Fahira, sudah mulai menggerakkan relawan-relawannya di daerah untuk menarik komitmen dari semua pasangan calon terkait produksi, distribusi, dan konsumsi miras. Fahira berharap, isu pemberantasan miras juga menjadi program para calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada pilkada mendatang.

“Miras ini kan penyakit sosial yang serius. Terutama bagi generasi muda. Jadi, calon kepala daerah harus punya inovasi dan solusi untuk mengatasi. Kalau tidak ada komitmen, dia tidak layak dipilih,” pungkasnya. (fri/jpnn/kri/k11)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 16:27

Rampok Hambur Puluhan Juta di Jalan agar Bisa Kabur

PROKAL.CO, PALEMBANG- Ada saja cara penjahat agar bebas dari kejaran massa. Dua perampok di Palembang…

Jumat, 23 Juni 2017 09:17

Tata Ulang Pendidikan Karakter Budaya

JAKARTA – Rencana untuk menggodok ulang full day school atau sekolah lima hari sampai sore bukan…

Rabu, 21 Juni 2017 18:23

Habib Rizieq Minta SP3, Polri: Ayo Pulang

PROKAL.CO, JAKARTA- Ini suara resmi Mabes Polri terkait permohonan kuasa hukum Habib Rizieq Shihab kepada Presiden…

Rabu, 21 Juni 2017 18:03

UENAK TENAN, Penghasilan Anggota DPRD Naik Drastis

PROKAL.CO, JAKARTA- Para wakil rakyat di daerah kembali tersenyum lebar. Ini seiring resmi diberlakukannya…

Rabu, 21 Juni 2017 17:54

Detik-detik Si Cantik Nyonya Gubernur Terima Uang Suap Satu Kardus

  PROKAL.CO, JAKARTA- Lembaga pemberangus korupsi, Selasa (20/6) menangkap si cantik Lily Martiani…

Rabu, 21 Juni 2017 17:47

Istri Gubernur Ditangkap KPK, Meylani: Itu Kelakuan Aslinya

  PROKAL.CO, JAKARTA-  KPK menangkap istri Gubernur Bengkulu, Hj. Lily Martiani Maddari, karena…

Rabu, 21 Juni 2017 17:40

MANTAP!! Gubernur Bengkulu dan Istri Resmi Tersangka Penerima Suap

  PROKAL.CO, JAKARTA- Tak perlu menunggu lama, sehari setelah operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu, Komisi…

Selasa, 20 Juni 2017 18:34

Kader Diciduk KPK, Golkar Mengawal

PROKAL.CO, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan terhadap…

Selasa, 20 Juni 2017 18:25

BRUTAL! Wali Kota Tendangi Motor Warga

  PROKAL.CO, BOGOR-  Kesal karena warga memarkir motor sembarangan, Wali Kota Bogor, Jawa…

Selasa, 20 Juni 2017 18:18

Ketap Bikin Masalah, Lapas Kerobokan Segera Dipindah

  PROKAL.CO, JAKARTA- Kerap bermasalah dan menimbulkan persoalan serius, Menteri Hukum dan Hak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .