MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 03 Januari 2017 10:23
Risma Takut Banyak Siswa DO

SMA/SMK Tak Gratis Lagi

GUNDAH: Risma berdialog dengan warga Surabaya dalam satu kesempatan blusukan. Banyak masukan didapatnya, termasuk kekhawatiran banyak anak akan putus sekolah jika pengelolaan SMA-SMK dialihkan kepada pemerintah provinsi.(jpnn)

PROKAL.CO, SURABAYA - Memasuki 2017, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadapi tantangan berat di bidang pendidikan. Pihaknya masih akan berjuang untuk memperoleh kembali hak pengelolaan untuk pendidikan menengah di Surabaya.

Pasalnya, ia tidak ingin banyak anak putus sekolah (drop out/DO) di Surabaya setelah pengelolaan SMA/SMK dialihkan ke provinsi.

Hal itu disampaikan Risma saat refleksi akhir tahun 2016 di Balai Kota. Risma mengatakan, pendidikan adalah kunci dari membentuk generasi yang unggul.

Jika pendidikan gratis di Surabaya hilang, ia takut akan banyak anak Surabaya yang mendadak putus sekolah lantaran tidak bisa membayar uang sekolah.

“Di Surabaya itu ada anak SMK, sebelum sekolah itu dia jualan koran. Terus setelah itu, dia sekolah. Dia hidup ikut neneknya. Dia bilang ke aku, kalau sampai sekolahnya enggak gratis, dia mending putus sekolah saja, dia kasihan pada neneknya,” kata Risma.

Oleh karena itu, Risma terus memperjuangkan pendidikan anak-anak tetap dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Harapannya, tidak akan ada lagi anak-anak yang putus sekolah yang akhirnya berdampak pada tindakan kriminal.

Sebab, berdasarkan data yang didapatkan dari penelitian outreach dari anak-anak yang melakukan tindak kriminalitas di bawah umur, biasanya adalah anak yang memang ada kekurangan dalam hal ekonomi keluarga.

"PR terbesarku adalah bagaimana pendidikan ini bisa dikelola oleh pemkot. Jujur aku khawatir kalau sampai anak-anak dipungut biaya SPP. Kalau anak tidak mampu bagaimana? Dia bisa putus sekolah, lalu masuk ke dunia kriminalitas, radikalisme, terus mau jadi apa mereka nantinya. Ini yang aku takutkan," kata Risma.

Banyaknya kriminalitas yang terjadi pada anak-anak usia dini, salah satu faktor dari putusnya sekolah yang diakibatkan tidak adanya biaya.

Inilah yang akan menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi mantan kepala Bappeko Surabaya ini.

Kondisi anak saat ini, kata Risma, jauh berbeda dengan zaman dahulu. Anak-anak sekarang, menurutnya, lebih rapuh dan mudah dipengaruhi lingkungan.

Sehingga membutuhkan pengawasan dari semua pihak, baik keluarga maupun lingkungan. Dengan begitu, anak bisa terhindar sejak dini ajak-ajakan negatif. "Kondisi ini enggak mudah buat aku. Aku takut sekali kalau anak-anaknya sampai terjerumus. Aku takut kalau mereka tidak bisa memanfaatkan waktunya dengan baik. Ini merupakan PR besar yang harus aku segera selesaikan," tandasnya. (ima/no/ms/k11)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 23:12

IICS Borong 39 Medali Emas dan 7 Tropi di Ajang World Scholar’s Cup

JAKARTA- IPEKA Integrated Christian School (IICS) kembali menorehkan tinta emas. Kali ini, dalam ajang…

Kamis, 17 Agustus 2017 19:10

Fariza, Satu Jam sebelum Upacara Baru Tahu Bakal Bawa Baki Bandera

PROKAL.CO, JAKARTA- Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, di Istana Merdeka identik dengan…

Kamis, 17 Agustus 2017 19:03

Peringkat PT Terbaik, UGM Nomor 1, ITB Nomor 2...

PROKAL.CO, JAKARTA- Seperti tahun-tahun sebelumnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:52

Tampil Serasi, Agus-Annisa Pohan Sita Perhatian di Istana Merdeka

PROKAL.CO, JAKARTA- Selain sang ayah yang mantan presiden, putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono turut…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:47

Polisi Nilai Novel Enggan Kerjasama

PROKAL.CO, JAKARTA- Jauh-jauh datang berangkat ke Singapura, Senin, (14/8) lalu untuk melakukan pemeriksaan…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:41

Hebat! SBY, Mega, dan Habibie Hadir Bareng di Upacara HUT ke-72 Kemerdekaan

PROKAL.CO, JAKARTA- Ada pemandangan langka di upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Istana Merdeka,…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:54

Kelak, Jakarta-Surabaya Cukup 5 Jam

PROKAL.CO, JAKARTA- Ada nada optimisme muncul dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi setelah…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:50

Bangganya Paskibra Bersalaman dengan Presiden

PROKAL.CO, JAKARTA- Didampingi Wapres Jusuf Kalla, Presiden Joko Widodo menyalami satu persatu anggota…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:44

Agustusan, Jokowi Imbau Kibar Bendera Sebulan Penuh

PROKAL.CO, MEDAN- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemedekaan RI tahun ini sangat berbeda. Sebab baru…

Selasa, 15 Agustus 2017 19:39

Astaga, Uang Jamaah Umrah Fist Travel Diputar di Koperasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Perlahan tapi pasti, kemana aliran dana calon jemaah umrah melalui PT First Anugerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .