MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 03 Januari 2017 10:23
Risma Takut Banyak Siswa DO

SMA/SMK Tak Gratis Lagi

GUNDAH: Risma berdialog dengan warga Surabaya dalam satu kesempatan blusukan. Banyak masukan didapatnya, termasuk kekhawatiran banyak anak akan putus sekolah jika pengelolaan SMA-SMK dialihkan kepada pemerintah provinsi.(jpnn)

PROKAL.CO, SURABAYA - Memasuki 2017, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadapi tantangan berat di bidang pendidikan. Pihaknya masih akan berjuang untuk memperoleh kembali hak pengelolaan untuk pendidikan menengah di Surabaya.

Pasalnya, ia tidak ingin banyak anak putus sekolah (drop out/DO) di Surabaya setelah pengelolaan SMA/SMK dialihkan ke provinsi.

Hal itu disampaikan Risma saat refleksi akhir tahun 2016 di Balai Kota. Risma mengatakan, pendidikan adalah kunci dari membentuk generasi yang unggul.

Jika pendidikan gratis di Surabaya hilang, ia takut akan banyak anak Surabaya yang mendadak putus sekolah lantaran tidak bisa membayar uang sekolah.

“Di Surabaya itu ada anak SMK, sebelum sekolah itu dia jualan koran. Terus setelah itu, dia sekolah. Dia hidup ikut neneknya. Dia bilang ke aku, kalau sampai sekolahnya enggak gratis, dia mending putus sekolah saja, dia kasihan pada neneknya,” kata Risma.

Oleh karena itu, Risma terus memperjuangkan pendidikan anak-anak tetap dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Harapannya, tidak akan ada lagi anak-anak yang putus sekolah yang akhirnya berdampak pada tindakan kriminal.

Sebab, berdasarkan data yang didapatkan dari penelitian outreach dari anak-anak yang melakukan tindak kriminalitas di bawah umur, biasanya adalah anak yang memang ada kekurangan dalam hal ekonomi keluarga.

"PR terbesarku adalah bagaimana pendidikan ini bisa dikelola oleh pemkot. Jujur aku khawatir kalau sampai anak-anak dipungut biaya SPP. Kalau anak tidak mampu bagaimana? Dia bisa putus sekolah, lalu masuk ke dunia kriminalitas, radikalisme, terus mau jadi apa mereka nantinya. Ini yang aku takutkan," kata Risma.

Banyaknya kriminalitas yang terjadi pada anak-anak usia dini, salah satu faktor dari putusnya sekolah yang diakibatkan tidak adanya biaya.

Inilah yang akan menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi mantan kepala Bappeko Surabaya ini.

Kondisi anak saat ini, kata Risma, jauh berbeda dengan zaman dahulu. Anak-anak sekarang, menurutnya, lebih rapuh dan mudah dipengaruhi lingkungan.

Sehingga membutuhkan pengawasan dari semua pihak, baik keluarga maupun lingkungan. Dengan begitu, anak bisa terhindar sejak dini ajak-ajakan negatif. "Kondisi ini enggak mudah buat aku. Aku takut sekali kalau anak-anaknya sampai terjerumus. Aku takut kalau mereka tidak bisa memanfaatkan waktunya dengan baik. Ini merupakan PR besar yang harus aku segera selesaikan," tandasnya. (ima/no/ms/k11)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:10

KPK Lanjutkan Kasus Century

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melanjutkan penanganan kasus skandal korupsi…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:03

BIKIN GADUH..!! Kemenag Rilis 200 Mubalig yang Dianggap Penuhi Kriteria Berceramah

JAKARTA- Mengawali Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) melansir pengumuman penting, yakni 200 mubalig…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:36

4 Kg Sabu Masuk Lapas, Kepala Lapas Akhirnya Dipenjara Juga

BANDARLAMPUNG - Kasus lolosnya 4 kilogram sabu-sabu dan ekstasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:34

Tuntutan Mati Aman Abdurrachman Dipastikan Tidak Pengaruhi Pergerakan Teror

JAKARTA -Mabes Polri memastikan tuntutan mati terhadap terdakwa otak pengeboman MH Thamrin, Aman Abdurrachman,…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:53

Bos JAD Aman Abdurrachman, Dituntut Hukuman Mati, Ini Alasan Kejagung

JAKARTA -Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap…

Sabtu, 19 Mei 2018 11:54

Mantap..!! Presiden Dewan ICAO Anugerahkan Indonesia Council President Certificate

MONTREAL- Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Civil Aviation Organization (ICAO). Penghargaan…

Rabu, 16 Mei 2018 21:32

GILAA..!! Hanya karena Dipaksa Sarapan Pagi, Suami Gorok Leher Istrinya

Seorang suami bernama Ahmad Pahmi, 36, di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel, tega menghabisi nyawa…

Rabu, 16 Mei 2018 21:10

Demokrat dan Gerindra Makin Akrab, Tanda-Tanda Berkoalisi?

JAKARTA- Konstelasi pemilihan presiden bergerak semakin dinamis seiring makin dekatnya pendaftaran capres…

Rabu, 16 Mei 2018 21:08

Teroris Jaringan JAD di Tangerang Nyamar Jadi Tukang Vermak Jeans

Tiga terduga teroris yang diringkus Densus 88 Antiteror dipastikan berasil dari jaringan Jemaah…

Rabu, 16 Mei 2018 21:03

BLUNDER..!! Gara-Gara Ini, Admin Akun Presiden Jokowi Dipecat

Sekretariat Presiden telah mencopot salah satu admin pemegang akun @jokowi di Twitter. Penyebabnya adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .