MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 12 Desember 2016 09:17
Peserta Meninggal Masih Ditagih Iuran BPJS
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Jelang tiga tahun perjalanannya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih mendapat banyak catatan. Salah satunya soal tagihan iuran bagi peserta yang sudah meninggal.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menuturkan, fenomena itu masih banyak dijumpai di lapangan. Banyak laporan yang masuk ke pihaknya terkait tunggakan iuran yang kadang bahkan cukup mencengangkan pada peserta yang sudah tutup usia ini.

“Beberapa waktu lalu saya juga sempat mengurus punya paman saya. Sudah meninggal lima bulan tapi tagihan masih diberikan. Ada banyak kasus serupa,” ujarnya di Jakarta, kemarin (11/12).

Timboel cukup menyayangkan hal ini. Apalagi, saat diurus pihak kantor cabang BPJS kesehatan tersebut tetap mewajibkan tunggakan iuran dibayar. Alasannya, karena memang tidak ada laporan masuk soal wafatnya peserta tersebut.

“Paman saya meninggalnya di RS provider BPJS Kesehatan. harusnya ada koordinasi antara pihak rumah sakit ini dan BPJS Kesehatan dong. Kalau seperti ini akhirnya masyarakat lagi yang disalahkan karena tidak lapor,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan system online pelayanan kepesertaan yang bisa diakses bersama oleh kedua bela pihak. Pihak rumah sakit harusnya bisa meneruskan informasi terkait surat kematian peserta pada BPJS Kesehatan. Sehingga, peserta yang sudah tutup usia ini tak lagi ditagih iuran.

“Paling tidak diinfokan sehingga tidak ada tagihan. Kalau pun nanti harus follow up dengan menyerahkan surat kematian asli paling tidak ya enggak ada tagihan,” tegasnya.

Buruknya koordinasi ini membuka tabir soal buruknya data kepesertaan. Hal ini dikhawatirkan banyaknya peserta yang akhirnya eksisting-nya dipertanyakan. Paling berat tentu pada peserta tidak mampu yang dibiayai oleh negara. “Kalau terjadi di PBI, ini ‘kan sayang. Padahal di lapangan banyak warga tidak mampu yang masih belum masuk PBI,” ungkapnya.

Merespons hal ini, Kepala Departemen Komunikasi Eksternal dan Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi menuturkan, untuk hal ini memang ada kewajiban oleh keluarga peserta untuk melapor. Karena bila tidak, tentu BPJS kesehatan tidak mengetahui bahwa yang bersangkutan telah tutup usia. Sehingga, tagihan masih terus dihitung. “Karena ada surat keterangan meninggal. Itu dibawa ke cabang BPJS Kesehatan terdekat,” ungkapnya.

Dia membenarkan adanya kewajiban pembayaran tunggakan dari peserta tersebut oleh pihak keluarga. Sebab, itu sudah masuk ke sistem tagihan. Namun, dia menyatakan, besaran iuran terhitung sejak peserta meninggal bisa dikembalikan oleh pihak bank. “Memang tidak bisa langsung. Tapi itu bisa nanti oleh pihak bank,” pungkasnya. (mia/jpnn/rom)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:10

KPK Lanjutkan Kasus Century

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melanjutkan penanganan kasus skandal korupsi…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:03

BIKIN GADUH..!! Kemenag Rilis 200 Mubalig yang Dianggap Penuhi Kriteria Berceramah

JAKARTA- Mengawali Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) melansir pengumuman penting, yakni 200 mubalig…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:36

4 Kg Sabu Masuk Lapas, Kepala Lapas Akhirnya Dipenjara Juga

BANDARLAMPUNG - Kasus lolosnya 4 kilogram sabu-sabu dan ekstasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:34

Tuntutan Mati Aman Abdurrachman Dipastikan Tidak Pengaruhi Pergerakan Teror

JAKARTA -Mabes Polri memastikan tuntutan mati terhadap terdakwa otak pengeboman MH Thamrin, Aman Abdurrachman,…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:53

Bos JAD Aman Abdurrachman, Dituntut Hukuman Mati, Ini Alasan Kejagung

JAKARTA -Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap…

Sabtu, 19 Mei 2018 11:54

Mantap..!! Presiden Dewan ICAO Anugerahkan Indonesia Council President Certificate

MONTREAL- Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Civil Aviation Organization (ICAO). Penghargaan…

Rabu, 16 Mei 2018 21:32

GILAA..!! Hanya karena Dipaksa Sarapan Pagi, Suami Gorok Leher Istrinya

Seorang suami bernama Ahmad Pahmi, 36, di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel, tega menghabisi nyawa…

Rabu, 16 Mei 2018 21:10

Demokrat dan Gerindra Makin Akrab, Tanda-Tanda Berkoalisi?

JAKARTA- Konstelasi pemilihan presiden bergerak semakin dinamis seiring makin dekatnya pendaftaran capres…

Rabu, 16 Mei 2018 21:08

Teroris Jaringan JAD di Tangerang Nyamar Jadi Tukang Vermak Jeans

Tiga terduga teroris yang diringkus Densus 88 Antiteror dipastikan berasil dari jaringan Jemaah…

Rabu, 16 Mei 2018 21:03

BLUNDER..!! Gara-Gara Ini, Admin Akun Presiden Jokowi Dipecat

Sekretariat Presiden telah mencopot salah satu admin pemegang akun @jokowi di Twitter. Penyebabnya adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .