MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 12 Desember 2016 09:17
Peserta Meninggal Masih Ditagih Iuran BPJS
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Jelang tiga tahun perjalanannya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih mendapat banyak catatan. Salah satunya soal tagihan iuran bagi peserta yang sudah meninggal.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menuturkan, fenomena itu masih banyak dijumpai di lapangan. Banyak laporan yang masuk ke pihaknya terkait tunggakan iuran yang kadang bahkan cukup mencengangkan pada peserta yang sudah tutup usia ini.

“Beberapa waktu lalu saya juga sempat mengurus punya paman saya. Sudah meninggal lima bulan tapi tagihan masih diberikan. Ada banyak kasus serupa,” ujarnya di Jakarta, kemarin (11/12).

Timboel cukup menyayangkan hal ini. Apalagi, saat diurus pihak kantor cabang BPJS kesehatan tersebut tetap mewajibkan tunggakan iuran dibayar. Alasannya, karena memang tidak ada laporan masuk soal wafatnya peserta tersebut.

“Paman saya meninggalnya di RS provider BPJS Kesehatan. harusnya ada koordinasi antara pihak rumah sakit ini dan BPJS Kesehatan dong. Kalau seperti ini akhirnya masyarakat lagi yang disalahkan karena tidak lapor,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan system online pelayanan kepesertaan yang bisa diakses bersama oleh kedua bela pihak. Pihak rumah sakit harusnya bisa meneruskan informasi terkait surat kematian peserta pada BPJS Kesehatan. Sehingga, peserta yang sudah tutup usia ini tak lagi ditagih iuran.

“Paling tidak diinfokan sehingga tidak ada tagihan. Kalau pun nanti harus follow up dengan menyerahkan surat kematian asli paling tidak ya enggak ada tagihan,” tegasnya.

Buruknya koordinasi ini membuka tabir soal buruknya data kepesertaan. Hal ini dikhawatirkan banyaknya peserta yang akhirnya eksisting-nya dipertanyakan. Paling berat tentu pada peserta tidak mampu yang dibiayai oleh negara. “Kalau terjadi di PBI, ini ‘kan sayang. Padahal di lapangan banyak warga tidak mampu yang masih belum masuk PBI,” ungkapnya.

Merespons hal ini, Kepala Departemen Komunikasi Eksternal dan Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi menuturkan, untuk hal ini memang ada kewajiban oleh keluarga peserta untuk melapor. Karena bila tidak, tentu BPJS kesehatan tidak mengetahui bahwa yang bersangkutan telah tutup usia. Sehingga, tagihan masih terus dihitung. “Karena ada surat keterangan meninggal. Itu dibawa ke cabang BPJS Kesehatan terdekat,” ungkapnya.

Dia membenarkan adanya kewajiban pembayaran tunggakan dari peserta tersebut oleh pihak keluarga. Sebab, itu sudah masuk ke sistem tagihan. Namun, dia menyatakan, besaran iuran terhitung sejak peserta meninggal bisa dikembalikan oleh pihak bank. “Memang tidak bisa langsung. Tapi itu bisa nanti oleh pihak bank,” pungkasnya. (mia/jpnn/rom)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 18:59

SEREM!!! Orator Unjuk Rasa: Yang Lihat Viktor Lapor FPI

Makin panas saja aksi mendesak polisi segera menangkap Viktor. Ini terlihat saat aksi massa 2411 yang…

Jumat, 24 November 2017 18:51

Massa 212 Demo Kantor DPP Nasdem

Demi mendesak agar Partai Nasdem segera menindak kadernya Viktor Laiskodat yang diduga telah meninsta…

Jumat, 24 November 2017 18:48

Siapa Pengganti Gatot Nurmantyo?

Jika melihat umur, masa jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tinggal hitungan bulan.…

Jumat, 24 November 2017 18:43

Polri Didesak Tak Takut Proses Hukum Viktor Laiskodat

Cukup lama kasus dugaan penodaan agama terhadap Viktor Laiskodat berjalan di Bareskrim Polri. Namun…

Jumat, 24 November 2017 18:36

Wajah Penyerang Novel Sudah di Tangan Polisi

Setelah 9 bulan dan telah memeriksa 66 saksi, polisi akhirnya mendapatkan gambaran terhadap pelaku penyiraman…

Jumat, 24 November 2017 07:15

Raih 34 Medali Emas dari Ajang WSC di AS

JAKARTA - Sekolah IPEKA Integrated Christian School (IICS) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat…

Rabu, 22 November 2017 09:12

Akumindo Belum Paham

JAKARTA – Pemerintah berencana menyinergikan ritel modern dengan warung tradisional. Itu menarik…

Rabu, 22 November 2017 09:11

Khofifah Belum Mengundurkan Diri

JAKARTA - Nama Khofifah Indar Parawansa makin mantap mewarnai bursa Pilgub Jatim. Namun, dia belum mundur…

Rabu, 22 November 2017 09:10

Cinlok, Kakek-Kakek Nikahi Gadis 17 Tahun

 Lahir, mati, jodoh dan rezeki sudah ada yang mengatur. Nah, jikalau soal jodoh, tentu juga hanya…

Rabu, 22 November 2017 09:10

Pengacara Novanto Terancam Pidana

JAKARTA - Pakar hukum pidana Yenti Garnasih angkat bicara terkait langkah Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .