MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 11 Desember 2016 09:08
“JKN-KIS Bukan untuk Kepentingan Tertentu”

Dari Media Gathering BPJS Kesehatan

PAPAR FAKTA: M Fakhriza saat menjelaskan fakta seputar BPJS Kesehatan dan JKN-KIS dalam media gathering, kemarin (10/12).

PROKAL.CO, Pemerintah menargetkan, pada 2017 seluruh masyarakat Indonesia sudah mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sayang, hingga kini realisasinya belum menjanjikan. Hingga akhir 2016 ini saja, kepesertaannya baru mencapai 69,2 persen. Belakangan diketahui, minimnya ketertarikan warga bergabung ke program tersebut, karena informasi yang simpang siur.

Coba memberi informasi yang benar kepada masyarakat, BPJS Kesehatan menggaet awak media. Media massa diyakini bisa membantu meluruskan sejumlah informasi keliru yang beredar di masyarakat. “Ketika ada bad news, silakan konfirmasi ke kami, terkait prosedur dan sebagainya. Dari situ, selain berita berimbang, masyarakat juga bisa mendapat informasi yang terkoreksi,” terang Kepala Kantor BPJS Balikpapan M Fakhriza dalam kegiatan media gathering,kemarin (10/12).

Pria yang sebelumnya menjabat kepala BPJS Samarinda itu menambahkan, secara bertahap, layanan kesehatan yang ada kini akan dialihkan ke Kartu Indonesia Sehat (KIS). Selama ini, lanjut dia, banyak publik mengira regulasi pembuatan BPJS Kesehatan hanya akan menguntungkan pihak tertentu. Dia memastikan hal tersebut tidak benar.

Fakhriza menekankan, pembuat semua regulasi terkait JKN-KIS adalah pemerintah, sementara BPJS Kesehatan hanya sebagai operator. “Pemerintah yang memegang regulasi. Mulai sistem rujukan, jumlah iuran, dan sebagainya. Kami hanya menjalankan. Prosedur yang ada juga pasti berasal dari kajian pemerintah,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Departemen Manajemen Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Regional VIII Oktovianus Ramba mengungkapkan alasan mengapa masyarakat harus tergabung JKN-KIS. Dia mengatakan, pada dasarnya saat ini Indonesia mengalami masalah kesehatan triple burden, yakni infeksi, penyakit tidak menular, dan penyakit baru seperti virus Zika, flu burung, dan lainnya.

“Makanya pakai sistem gotong royong agar yang sakit lebih ringan dalam pembiayaan. Semuanya harus bekerja sama termasuk pemerintah daerah,” ucap laki-laki yang akrab disapa Okto tersebut. (*/nyc/*/ndy/k9)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 14:28

Jalani Pengobatan, Terdakwa Pengeroyokan Tetap Ditahan

SAMARINDA - Setelah sempat tersiar kabar di ranah polisi seorang pelaku pengeroyokan yakni Faishal Riedza…

Rabu, 20 September 2017 11:21

Isran Noor Gaet Hadi Mulyadi di Pilgub 2018

JAKARTA – Geliat konsolidasi jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 kian hangat. Belakangan,…

Rabu, 20 September 2017 09:06

Pemprov Ambil Alih Pengelolaan PPI

SAMARINDA – Untuk memperluas sayap bisnis di kompleks Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili,…

Rabu, 20 September 2017 09:05

Turut Embat Motor Keluarga

SAMARINDA – Berusia masih belia, kelakuan NU (13) dan AD (15) bikin geleng kepala. Masih duduk…

Rabu, 20 September 2017 09:04

MA Tenggak Enam Obat Peluruh Kandungan

Rangkaian momen aksi keji pengguguran dan pembuangan bayi perempuan oleh pasangan kekasih Agung Purnomo…

Rabu, 20 September 2017 09:02

12 Pemuda Tanpa Identitas Terjaring

SAMARINDA pernah mendapat predikat minor sebagai kota tak aman kedua di Indonesia. Kota Tepian dengan…

Rabu, 20 September 2017 09:00

Bisa Penuhi Hasrat Bermusik Publik

SAMARINDA – Perlahan sekitaran pohon beringin besar di tepian Sungai Mahakam, Jalan RE Martadinata,…

Rabu, 20 September 2017 08:59

Pilih Kontraktor Jangan Gegabah

SAMARINDA – Porsi besar anggaran pengendalian banjir dalam anggaran lebihan di APBD Perubahan…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Setiap Hari Perlu 1.000 Ton

TIGA investor beda negara menyatakan kesediaan mengelola sampah di Samarinda menjadi sumber pembangkit…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Belum Optimal karena Minim Sosialisasi

PROGRAM kota berjaringan internet alias smart city terus digeber. Terdekat, ada dua program prioritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .