MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 20 Agustus 2016 06:52
Cerita Speku Delivery, Jasa Kurir Asli Samarinda

Bidik Online Shop, Rekrut Eks Karyawan Tambang

TIDAK INSTAN: Dalam sehari, Speku Delivery bisa melakukan pengiriman barang ke ratusan alamat.

PROKAL.CO, Kehadiran jasa transportasi dan kurir tenar semacam Go-Jek tak menyurutkan pebisnis lokal untuk membangun perusahaan jasa sejenis. Spesialis Kurir (Speku) Delivery di Samarinda, adalah salah satu yang serius melakukannya.

 CATUR MAIYULINDA, Samarinda

 JIKA Go-Jek belum genap dua bulan masuk ke Kota Tepian, Speku sudah beroperasi sejak September 2015 lalu. Kini, mereka sudah memiliki 21 kurir.

Bedanya, Go-Jek sudah sejak awal menyediakan produk angkutan transportasi. Lini bisnis yang belum dirambah Speku Delivery. Selain itu, Speku Delivery juga belum menyediakan layanan berbasis aplikasi.

Khairul Rizal, Chairman Speku Delivery mengakui, mereka bukanlah perintis jasa kurir di Samarinda. Sudah banyak yang lebih dulu beroperasi. Hanya, dia menilai, belum ada yang beroperasi secara “serius”, dalam hal ini secara manajemen.

Bersama Raden Dimas, sang pemilik, perusahaan ini sudah dirintis sejak tiga tahun lalu. “Sudah beberapa kali gagal, karena belum menerapkan pola manajemen yang baik,” ucap Rizal saat berbincang dengan Kaltim Post di kantornya, Jalan Delima, Samarinda Ulu, Kamis (18/8).

Tak langsung melejit, Speku Delivery pun sempat melewati masa sulit ada awal beroperasi. Dalam sehari, mereka hanya melayani satu permintaan pengiriman. Setelah lima bulan, peluang bagus baru terlihat.

“Kami memulai dengan dua tenaga kurir, dengan saya sebagai operator penerima orderan. Lima bulan berjalan, baru menambah empat armada lagi,” ujarnya.

Terus berkembang, Speku Delivery kini sudah ditangani tiga operator. Total, ada 24 tenaga kerja yang mereka karyakan. “Kami masih buka lowongan untuk kurir. Tujuan awal kami memang ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” ucap Rizal.

Dia mengatakan, 10 karyawannya adalah mereka yang terkena imbas PHK perusahaan tambang batu bara.  “Ekonomi sedang sulit, jadi sekarang kita harus lebih kreatif, agar bisnis siap bersaing,” imbuhnya.

Rizal menyebut, bisnis kurir sangat menjanjikan, karena jasa tersebut akan terus diperlukan. Kini, Speku Delivery melayani hingga 80 orderan permintaan pengiriman barang per hari.

“Satu orderan, terkadang bisa 10 alamat. Jadi, jika ditotal per alamat , dalam satu hari bisa mencapai 200 alamat,” jelasnya.

Berkembangnya jasa kurir, disebut Rizal tak lepas dari tumbuhnya usaha jual-beli online. Segmen ini, kata dia, menyumbang sekitar 80 persen pendapatan mereka.

“Untuk pengupahan, kami menerapkan sistem pembagian hasil, dengan komposisi 70 persen untuk kurir, 30 persen untuk perusahaan. Terkait tarif, Speku memasang rata-rata Rp 10 ribu untuk sekali antar,” urai dia.

Terkait persaingan dengan Go-Jek, dia mengaku tak banyak berpengaruh. Perbedaan segmen jadi alasannya.

“Go-Jek hanya bisa mengantarkan ke satu alamat. Sedangkan kami bisa melayani 10 alamat dengan tarif lebih murah dalam sekali jalan,” ucapnya.

Persaingan terberat, lanjut Rizal, justru datang dari perusahaan kurir perorangan yang menjual jasa lewat media sosial. “Nah, kurir perorangan ini sering merusak pasar kami karena harganya jauh lebih murah. Namun, tetap saja, bisnis yang tidak terkelola dengan baik tidak akan bertahan lama,” katanya.

Selama mampu menciptakan inovasi lewat kreativitas, Rizal meyakini bisnis jasa seperti kurir akan bertahan. “Sudah sewajarnya, kita harus kreatif dan memiliki sistem pengelolaan yang baik agar bisa berkembang,” pungkasnya. (***/man/k15)

 


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 11:24
Bilkis Bano, Tunggu Keadilan Selama 17 Tahun

Dapat Rumah, Pekerjaan, Kompensasi Miliaran

Kerusuhan di Gujarat, India, 2002 lalu telah merenggut kehormatan dan…

Kamis, 16 Mei 2019 14:55
Berbincang dengan dr Joseph, Bule Brazil Penjaga Pohon Kurma di Islamic Center

Bule Rawat 165 Pohon Kurma tanpa Digaji, Yakin Kurmanya Berbuah Tiga Tahun Lagi

Masjid Hubbul Wathan Islamic Center ditanami 165 pohon kurma. Uniknya,…

Senin, 06 Mei 2019 13:16
Ketika Dua Bule Aktivis Lingkungan Prihatin dengan Sampah di Indonesia

Ajak Mencintai Bumi, Ingatkan Dampak Negatif Plastik

Mereka bukan asal Indonesia. Yang satu, Adriana María Olarte dari…

Senin, 06 Mei 2019 13:13
Padusan, “Ritual” Sambut Ramadan yang Jadi Tradisi

Umat Islam Padati Tempat-Tempat Pemandian Alami

SLEMAN – Sudah menjadi tradisi tahunan tiap H-1 Ramadan masyarakat…

Minggu, 05 Mei 2019 09:16
Refleksi Hari Pendidikan di Kukar

Dela Tak Lagi Mengayuh dengan Sepatu Bolong

Bukan ponsel canggih apalagi motor beken untuk berkeliling kampung. Hanya…

Rabu, 24 April 2019 10:27
Caleg Pasutri yang Diprediksi Lolos, Suastika Hindari Simakrama Bareng Istri

Bukan Haus Jabatan, Tapi Karena Penugasan Partai

Calon legislatif (caleg) DPRD pasangan suami-istri (pasutri) yang kemungkinan besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*