MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 20 Agustus 2016 06:52
Cerita Speku Delivery, Jasa Kurir Asli Samarinda

Bidik Online Shop, Rekrut Eks Karyawan Tambang

TIDAK INSTAN: Dalam sehari, Speku Delivery bisa melakukan pengiriman barang ke ratusan alamat.

PROKAL.CO, Kehadiran jasa transportasi dan kurir tenar semacam Go-Jek tak menyurutkan pebisnis lokal untuk membangun perusahaan jasa sejenis. Spesialis Kurir (Speku) Delivery di Samarinda, adalah salah satu yang serius melakukannya.

 CATUR MAIYULINDA, Samarinda

 JIKA Go-Jek belum genap dua bulan masuk ke Kota Tepian, Speku sudah beroperasi sejak September 2015 lalu. Kini, mereka sudah memiliki 21 kurir.

Bedanya, Go-Jek sudah sejak awal menyediakan produk angkutan transportasi. Lini bisnis yang belum dirambah Speku Delivery. Selain itu, Speku Delivery juga belum menyediakan layanan berbasis aplikasi.

Khairul Rizal, Chairman Speku Delivery mengakui, mereka bukanlah perintis jasa kurir di Samarinda. Sudah banyak yang lebih dulu beroperasi. Hanya, dia menilai, belum ada yang beroperasi secara “serius”, dalam hal ini secara manajemen.

Bersama Raden Dimas, sang pemilik, perusahaan ini sudah dirintis sejak tiga tahun lalu. “Sudah beberapa kali gagal, karena belum menerapkan pola manajemen yang baik,” ucap Rizal saat berbincang dengan Kaltim Post di kantornya, Jalan Delima, Samarinda Ulu, Kamis (18/8).

Tak langsung melejit, Speku Delivery pun sempat melewati masa sulit ada awal beroperasi. Dalam sehari, mereka hanya melayani satu permintaan pengiriman. Setelah lima bulan, peluang bagus baru terlihat.

“Kami memulai dengan dua tenaga kurir, dengan saya sebagai operator penerima orderan. Lima bulan berjalan, baru menambah empat armada lagi,” ujarnya.

Terus berkembang, Speku Delivery kini sudah ditangani tiga operator. Total, ada 24 tenaga kerja yang mereka karyakan. “Kami masih buka lowongan untuk kurir. Tujuan awal kami memang ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” ucap Rizal.

Dia mengatakan, 10 karyawannya adalah mereka yang terkena imbas PHK perusahaan tambang batu bara.  “Ekonomi sedang sulit, jadi sekarang kita harus lebih kreatif, agar bisnis siap bersaing,” imbuhnya.

Rizal menyebut, bisnis kurir sangat menjanjikan, karena jasa tersebut akan terus diperlukan. Kini, Speku Delivery melayani hingga 80 orderan permintaan pengiriman barang per hari.

“Satu orderan, terkadang bisa 10 alamat. Jadi, jika ditotal per alamat , dalam satu hari bisa mencapai 200 alamat,” jelasnya.

Berkembangnya jasa kurir, disebut Rizal tak lepas dari tumbuhnya usaha jual-beli online. Segmen ini, kata dia, menyumbang sekitar 80 persen pendapatan mereka.

“Untuk pengupahan, kami menerapkan sistem pembagian hasil, dengan komposisi 70 persen untuk kurir, 30 persen untuk perusahaan. Terkait tarif, Speku memasang rata-rata Rp 10 ribu untuk sekali antar,” urai dia.

Terkait persaingan dengan Go-Jek, dia mengaku tak banyak berpengaruh. Perbedaan segmen jadi alasannya.

“Go-Jek hanya bisa mengantarkan ke satu alamat. Sedangkan kami bisa melayani 10 alamat dengan tarif lebih murah dalam sekali jalan,” ucapnya.

Persaingan terberat, lanjut Rizal, justru datang dari perusahaan kurir perorangan yang menjual jasa lewat media sosial. “Nah, kurir perorangan ini sering merusak pasar kami karena harganya jauh lebih murah. Namun, tetap saja, bisnis yang tidak terkelola dengan baik tidak akan bertahan lama,” katanya.

Selama mampu menciptakan inovasi lewat kreativitas, Rizal meyakini bisnis jasa seperti kurir akan bertahan. “Sudah sewajarnya, kita harus kreatif dan memiliki sistem pengelolaan yang baik agar bisa berkembang,” pungkasnya. (***/man/k15)

 


BACA JUGA

Sabtu, 12 Januari 2019 07:19

Kuasai Semua Alat Musik di Pendopo

Kondisi Djoko Sudiro memang terbatas. Namun, Djoko tidak berhenti belajar,…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:02
Melihat Pelatihan Make-up di Rutan Klas IIB Balikpapan

Tepis Bosan, Modal agar Tak Kembali Terjerumus

Bayangan terhadap kelam dan buruknya kehidupan di balik dinding penjara…

Minggu, 06 Januari 2019 08:52

Mingalabar from Myanmar

Oleh: Firman Wahyudi   PERJALANAN dari Balikpapan ke Myanmar memakan…

Sabtu, 05 Januari 2019 06:57

Raih Harmony Award, Warga Punya Peran Besar

Kalimantan Utara (Kaltara) dinobatkan Kementerian Agama (Kemenag) sebagai provinsi dengan…

Sabtu, 29 Desember 2018 06:59

Evaluasi APBD Sudah Rampung, Menunggu Pengesahan DPRD

Draf APBD Kalimantan Utara (Kaltara) 2019 sudah dievaluasi Kementerian Dalam…

Rabu, 26 Desember 2018 11:54
Kisah Para Nelayan Pandeglang yang Selamat dari Tsunami

Selembar Penutup Boks Ikan Jadi Penyelamat

Kuatnya terjangan tsunami membuat kapal-kapal pencari ikan itu pecah. Nelayan…

Sabtu, 22 Desember 2018 06:59
Menengok MRI Anyar Milik RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo

Bantu Dokter Mampu Visualisasikan Jaringan Tubuh Terkecil Pasien

Setahun lalu diusulkan, Magnetic Resonance Imaging (MRI) baru milik RSUD…

Sabtu, 22 Desember 2018 06:45
AKP MD Djauhari, Kapolsek Loa Janan Peraih Medali Perak Porprov

Tetap Percaya Diri Meski Bersaing dengan Atlet Muda

Nama AKP MD Djauhari tak asing lagi di lingkungan atlet…

Sabtu, 22 Desember 2018 06:38

Ikuti Adik Jajal Samarinda, Sudah Bidik Pasar Luar Negeri

Memiliki jiwa bisnis, putra sulung Presiden RI ke-7, Joko Widodo,…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:12

Penularan “Santun”, Pasien Tak Perlu Dijauhi

Stigma HIV/AIDS di kalangan masyarakat masih buruk. Penderitanya kerap dikucilkan:…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*