MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 23 Juli 2016 09:08
Unmul dan Pemkot Larang Pokemon Go
TAK BEBAS: Para pemain Pokemon Go di sekitar kawasan Unmul akan ditertibkan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Semakin heboh, semakin dilarang. Beginilah nasib permainan populer Pokemon Go. Di Samarinda, game online itu “haram” beredar di kampus Universitas Mulawarman (Unmul) dan Pemkot Samarinda.

Kasubag Humas dan Protokol Unmul Muhammad Ihwan mengatakan, pihaknya resmi menerbitkan Surat Edaran Rektor 3017/UN17/LK/2016 tentang Larang Bermain Game Virtual Berbasis GPS di lingkungan Unmul. Itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) B/2555/M.PANRB/07/2016 pada 20 Juli lalu.

Edaran tersebut berlaku untuk semua fakultas, program studi, hingga lembaga se-Unmul di beberapa wilayah kampus. Seperti kampus Unmul di Gunung Kelua, Jalan Pahlawan, Flores, Banggeris, hingga kampus Pemerintahan Integratif (PIN) di Jalan Basuki Rahmat. “Instruksi langsung Pak Rektor. Mulai pejabat, karyawan, dosen, hingga mahasiswa dilarang main Pokemon Go,” tegas Ihwan, kemarin (22/7).

Sebagai tindak lanjut, kata dia, setiap unit diwajibkan membuat tulisan larangan bermain Pokemon Go di wilayah kampus. “Dilarang berarti tidak ada yang boleh ada yang bermain di kampus ini,” ucap dia.

Adapun masyarakat bukan warga kampus yang bermain, ia menyatakan, Unmul akan segera mengambil langkah tegas. “Masih didiskusikan. Pasti segera ditindaklanjuti sesuai instruksi rektor,” sebutnya.

Dari pantauan Kaltim Post, kemarin (22/7), aktivitas pemain Pokemon Go masih terlihat. Terpusat di depan gedung rektorat. Totalnya mencapai 36 orang. Bahkan, jumlahnya bertambah saat memasuki malam.

“Semakin malam semakin banyak yang datang bermain. Bahkan ada yang berjualan kopi untuk cari keuntungan,” terang Zakaria, seorang pemain Pokemon Go yang ditemui di kawasan Unmul, kemarin.

Pria yang bekerja sebagai tenaga honorer itu mengaku baru tiga hari memainkan Pokomen Go. Menurut dia, game berbasis augmented reality itu sangat mengasyikkan. Selain dapat mengurangi stres, bermain Pokemon Go bisa menambah banyak teman. “Kalau dilarang ya kami pergi. Masih banyak tempat lain yang bisa didatangi. Tidak perlu usir kami seperti anak kecil,” ucap pria yang akrab disapa Jaka itu.

Larangan bermain Pokemon Go juga berlaku di lingkungan Pemkot Samarinda. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menegaskan, tidak hanya Pokemon Go, larangan itu juga berlaku untuk permainan lainnya. “Kalau ada pegawai pemkot yang ketahuan bermain saat jam kerja, sama saja enggak benar. Itu akan mengganggu kinerja pegawai,” kata Jaang.

Dia memastikan kegiatan pegawai akan terpantau penuh. Apalagi kini mereka juga gencar menyosialisasikan aplikasi e-logbook sebagai media laporan kegiatan para pegawai. “Bila itu kurang, atasan mereka akan jadi pengawas. Ada yang berani bermain akan ketahuan,” ucapnya. (*/him/*/ypl/*/ndy/k9)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 11:12

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, DPRD Kaltim Seperti Tidak Terusik

SAMARINDA - Tewasnya anak ke 35 di lubang tambang seakan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:07

Anggaran tak Jelas, Pembangunan Masjid di Kinibalu Diminta Dihentikan

Samarinda - Sekitar 20 warga sekitar Lapangan Kinibalu berunjuk rasa…

Senin, 24 Juni 2019 14:08

Langkah Jangka Panjang Kendalikan Banjir, RTRW Tidak Boleh Melenceng

Persoalan banjir di Kota Tepian harus segera dituntaskan. Meninggikan jalan…

Senin, 24 Juni 2019 14:05

Runway Sempat Rusak, Penerbangan di APT Pranoto Kembali Normal

SAMARINDA–Aktivitas penerbangan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, kembali normal, kemarin…

Senin, 24 Juni 2019 14:03

Ada Bantuan Pemprov, Pemkot Fokus Alokasikan di Utara

BANTUAN keuangan Rp 100 miliar dari Pemprov Kaltim digelontorkan tahun…

Senin, 24 Juni 2019 14:02

Kepedulian Warga Samarinda terhadap Hewan Meningkat

SAMARINDA–Kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan semakin baik. Saat ini, banyak…

Minggu, 23 Juni 2019 20:39

Masih di Bawah Umur, Sudah Delapan Kali Curi Motor

USIANYA masih di bawah umur. Namun, dia sudah harus merasakan…

Minggu, 23 Juni 2019 20:38

Saluran Air Harus Dibersihkan

SAMARINDA–Menyikapi persoalan di Samarinda, Wali Kota Syaharie Jaang menginstruksikan seluruh…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:22

Gulirkan Wacana Bangun Kanal Kolektif

SAMARINDA–Integrasi penanganan banjir kembali ditempuh Pemkot Samarinda. Verifikasi penyebab hingga…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:21

Jangan Mau Kalah dengan Swasta

Tiga hari lalu pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*