MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 15 Juli 2016 11:12
Penumpang Panik, Sriwijaya Kembali ke Sepinggan, Ada Apa Ya...?

Alami Insiden Cabin Pressure,

BIKIN PANIK: Sriwijaya SJ 159 kembali ke Sepinggan setelah mengalami guncangan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Insiden penerbangan terjadi di Sepinggan. Kamis (14/7), sekira pukul 13.00 Wita, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 159 yang baru terbang dari  Bandara Internasional Sultan AM Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, harus kembali ke landasan.

Pesawat ini siang itu sedianya akan terbang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pemicunya, pesawat mengalami insiden cabin pressure atau kehilangan tekanan dalam kabin. Akibatnya 113 penumpang dibuat panik. Beberapa di antaranya pingsan dan cedera.

Kepada Kaltim Post, District Manager Sriwijaya Air Area Balikpapan Fredy J De Hart mengungkapkan, pesawat terpaksa kembali ke Bandara Sepinggan karena terjadi masalah pada tekanan udara pesawat.

“Begitu cek di lapangan setelah pesawat mendarat ternyata ada gangguan pada tekanan udara pesawat atau dengan istilah problem pressurized system,” ucapnya saat ditemui di kantornya kemarin.

Fredy menuturkan, pukul 11.50 Wita pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-300 dengan nomor penerbangan SJ 159 lepas landas di Bandara Sepinggan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang. Namun setelah sekitar 30 menit pesawat mengudara, kapten pilot merasakan adanya gangguan pada indikator mesin.

Demi keselamatan penumpang pesawat, pilot menghubungi operator Bandara Sepinggan untuk izin melakukan pendaratan. Pesawat yang membawa sekitar 113 penumpang itu akhirnya harus mendarat kembali ke bandara.

“Seperti  yang disebutkan sebelumnya, pesawat dengan kapasitas 148 penumpang ini ternyata mengalami gangguan pada tekanan udara dan teknisi meminta spare part baru yang dikirim dari Jakarta,” ungkapnya. Setelah pengecekan dan perbaikan pesawat, sambung dia, pesawat sudah bisa terbang namun demi keselamatan penumpang akhirnya mengganti dengan spare part baru.

“Untuk penumpang pesawat, kita beri pilihan apakah dialihkan penerbangan dengan maskapai lain atau menunggu. Akhirnya 70 penumpang memilih untuk menggunakan maskapai lainnya dengan kita akomodasi semuanya, mereka tinggal pergi saja,” terangnya. Kemudian, 48 penumpang, sampai pukul 19.00 Wita masih menunggu dan akhirnya pihak Sriwijaya Air memastikan dilakukan penerbangan hari ini, Jumat (15/7).

Sebelumnya pihaknya memberi pilihan apakah dilakukan refund lalu dialihkan ke penerbangan lain atau menunggu sembari penumpang di inapkan di hotel terdekat. “Akhirnya 46 orang memutuskan untuk berangkat dan dua sisanya memilih menginap untuk menunggu keberangkatan esok hari,” tambahnya. Freddy juga menyampaikan permintaan maaf Sriwijaya Air kepada masyarakat khususnya penumpang penerbangan dengan nomor penerbangan SJ 159 tersebut. Hal ini, dilakukan atas dasar keselamatan penumpang. Walaupun terjadi delay, dia mengklaim, pihaknya tetap bertanggung jawab penuh kepada penumpang.

Sementara itu,  saat ditemui di kantornya, dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan Balikpapan, Deni Tri Hananto mengatakan, akibat kejadian ini sebanyak 9 penumpang mendapat perawatan. Terdiri dari lima laki-laki dan empat perempuan. “Telinga para korban berdengung. Jika tidak segera pemeriksaan lanjutan bisa serius. Ada juga penumpang yang  mimisan. Dari pengakuan para penumpang, ada juga yang pingsan,” katanya.

Menurutnya, apabila penerbangan tetap dilanjutkan tapi kabin kehilangan tekanan maka akan mengakibatkan kecelakaan. “Pasti menimbulkan trauma. Kami sesalkan, hanya sembilan penumpang yang diperiksa. Pihak maskapai juga tidak mengarahkan dan tidak peka.  Padahal ini kejadian serius,” ungkapnya.

Dia mengatakan, insiden ini baru pertama kali terjadi sejak terminal baru Bandara Sepinggan dioperasikan sejak 22 Maret 2014. Salah seorang penumpang Sriwijaya Air, Sigit menuturkan, pada saat kejadian penumpang panik. Pilot langsung menginformasikan akan kembali ke Sepinggan. “Ada guncangan. Semuanya panik,” kata Sigit.  (*/aji/riz/far)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

SERASA ANAK TIRI..!! Bandara APT Pranoto “Dicueki” Pusat

SAMARINDA–Moda transportasi udara jadi idola untuk memangkas waktu perjalanan. Sayangnya,…

Jumat, 18 Januari 2019 07:57

Koran Adalah Alat Perjuangan, Bertahan dengan Kualitas Sajian

Media daring menjamur. Tapi tak akan membunuh koran. Tak membuatnya…

Jumat, 18 Januari 2019 06:48

Mengoptimalkan Ekspor Batu Bara Kaltim ke India

Oleh: Wahyu Baskara Santoso dan Debby Amalia Soraya (Asisten Analis…

Jumat, 18 Januari 2019 00:06

Jokowi Serang Caleg Gerindra, Prabowo Malah Joget-Joget

Sebuah kejadian menarik dalam debat pilpres 2019 edisi pertama yang…

Kamis, 17 Januari 2019 11:36
Prostitusi Online Melibatkan Artis

Vanessa Angel Ditetapkan Tersangka

SURABAYA - Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim akhirnya…

Kamis, 17 Januari 2019 11:12
Malam Ini KPU Gelar Debat Paslon Edisi Pertama

Debat Pertama Pilpres, Begini Persiapan Kedua Kubu

Malam ini, dua pasang kandidat presiden dan wakil presiden akan…

Kamis, 17 Januari 2019 09:33

BERDUKA..!! 26 Rumah, 1 Bangunan Langgar dan Gereja, Ludes di Kebakaran Tenggarong

TENGGARONG - Data sementara, sebanyak 26 rumah ludes terbakar pada…

Kamis, 17 Januari 2019 07:12

WADUH..!! Ketimpangan Pendapatan Kaltim Meningkat

SAMARINDA - Meski ketimpangan pendapatan Kaltim pada 2018 mengalami peningkatan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:34

NESTAPA..!! Petani Lada Rugi Jual Hasil Panen

TANJUNG REDEB–Harga lada masih menjadi keluhan para petani di Kabupaten…

Rabu, 16 Januari 2019 07:44

Se-Kalimantan, di Sinilah Termahal Biaya Hidup

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berada di urutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*