MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Selasa, 17 Mei 2016 09:41
Tertantang saat Hadapi Siswa yang Tak Serius

Mendidik Bahasa Inggris ala Muda Mengajar Samarinda

BAHASA INTERNASIONAL: Tantangan MEA membuat Natalie (kiri) dan Devina Rayzi (tengah) memilih bahasa Inggris sebagai konsentrasi didikan komunitas mereka.

PROKAL.CO, Hari Kasih Sayang, 14 Februari lalu, jadi awal langkah Muda Mengajar Samarinda beraksi. Komunitas yang bergerak di bidang pendidikan itu hadir dengan konsentrasi mengembangkan pendidikan bahasa Inggris. Hal tersebut penting untuk menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

KETUA Muda Mengajar Samarinda Devina Rayzi mengaku sering melihat fenomena anak-anak gugup saat berbincang menggunakan bahasa Inggris. “Makanya, kami melihat sisi itu dan memilih bahasa Inggris,” terangnya setelah mengisi program Samarinda Pagi garapan Samarinda TV (televisi jaringan Kaltim Post Group), kemarin (16/5).

Saat ini, ada 21 relawan yang membina puluhan anak-anak untuk belajar bahasa Inggris. Para relawan sebagian besar berasal dari mahasiswa. Sisanya, dari kalangan profesional. Tak semua berlatar belakang pendidikan bahasa Inggris. Namun, mereka mampu dan memiliki spirit untuk berbagi ilmu tentang bahasa internasional tersebut.

Setiap Ahad, komunitas itu berkumpul di Taman Pendidikan Al-Ikhlas Jalan AM Sangaji. Di sana, mereka berbagi ilmu bahasa Inggris kepada anak-anak yang tinggal di bantaran Sungai Karang Mumus dan Pasar Segiri.

Mengedepankan fun learning atau pembelajaran mengasyikkan, komunitas itu mengajar tidak seperti di sekolah. Ada beberapa media yang digunakan, seperti video, tarian, dan nyanyian. Dengan begitu, “siswa” yang berusia rata-rata SD itu bisa menikmati dan lebih mudah menyerap pelajaran.

“Tiap pembahasan dalam sebuah pertemuan, dievaluasi pada pertemuan berikutnya. Jika mengerti, lanjut ke pembahasan setelahnya,” imbuh Humas Muda Mengajar Samarinda Natalie.

Dia menyatakan, sebelum pertemuan, ada divisi kurikulum yang akan mengevaluasi metode pembelajaran. Menghadapi anak-anak yang suka bermain-main, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Cara terbaik adalah membuat mereka tertarik dengan materi. (*/nyc/*/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 12:03
Geliat Wisata saat Gunung Bromo Erupsi Kecil

Justru Bisa Dapat Sajian Momen Keindahan Asap

Jumlah wisatawan ke Bromo menurun bahkan jika dibandingkan dengan saat…

Sabtu, 16 Maret 2019 14:06
Setelah sang Pelukis Abstrak Itu Berpamitan Dua Bulan Lalu

Sosok yang Supel dan Selalu Siap Bantu Teman

Dari Jogjakarta, Zulfirman Syah pindah ke Selandia Baru untuk mendampingi…

Kamis, 21 Februari 2019 14:34

Di Aceh, Ganja Buat Usir Nyamuk dan Hama

Aceh sebagai salah kawasan paling barat di Indonesia disebut sebagai…

Minggu, 17 Februari 2019 12:45
Pesona Tirta Mahakam, Lestari Histori Bahari Garapan IPDP Kaltim Kota Samarinda

Ingin Mengulang Sensasi Tabrakan Tambangan saat Hendak Merapat ke Dermaga

Sabtu (16/2) malam, sungai Mahakam meriah gegap gempita. Letupan mesin…

Jumat, 15 Februari 2019 11:34
Melawan Nyeri di Sekujur Tubuh Penderita Kanker dengan Samarium Karya Batan

Proses Pembuatan Jumat sampai Senin, Pengiriman Dikawal Khusus

Diinjeksi samarium tak membuat pasien kanker jadi lemas dan mengantuk…

Sabtu, 09 Februari 2019 13:51
Ketika Pantai-Pantai di Badung, Bali, ’’Dikirimi’’ Berton-ton Sampah

Hamparan Gelas Plastik dan Bungkus Detergen di Pusat Ikan Bakar

Gelombang sampah di pesisir Badung dianggap yang terparah dalam 10…

Jumat, 01 Februari 2019 11:45

Tahun Babi Tanah, Ini 4 Shio yang Diramalkan Kurang Beruntung

 Pada 5 Februari mendatang, masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru Imlek.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*