MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Selasa, 17 Mei 2016 09:41
Tertantang saat Hadapi Siswa yang Tak Serius

Mendidik Bahasa Inggris ala Muda Mengajar Samarinda

BAHASA INTERNASIONAL: Tantangan MEA membuat Natalie (kiri) dan Devina Rayzi (tengah) memilih bahasa Inggris sebagai konsentrasi didikan komunitas mereka.

PROKAL.CO, Hari Kasih Sayang, 14 Februari lalu, jadi awal langkah Muda Mengajar Samarinda beraksi. Komunitas yang bergerak di bidang pendidikan itu hadir dengan konsentrasi mengembangkan pendidikan bahasa Inggris. Hal tersebut penting untuk menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

KETUA Muda Mengajar Samarinda Devina Rayzi mengaku sering melihat fenomena anak-anak gugup saat berbincang menggunakan bahasa Inggris. “Makanya, kami melihat sisi itu dan memilih bahasa Inggris,” terangnya setelah mengisi program Samarinda Pagi garapan Samarinda TV (televisi jaringan Kaltim Post Group), kemarin (16/5).

Saat ini, ada 21 relawan yang membina puluhan anak-anak untuk belajar bahasa Inggris. Para relawan sebagian besar berasal dari mahasiswa. Sisanya, dari kalangan profesional. Tak semua berlatar belakang pendidikan bahasa Inggris. Namun, mereka mampu dan memiliki spirit untuk berbagi ilmu tentang bahasa internasional tersebut.

Setiap Ahad, komunitas itu berkumpul di Taman Pendidikan Al-Ikhlas Jalan AM Sangaji. Di sana, mereka berbagi ilmu bahasa Inggris kepada anak-anak yang tinggal di bantaran Sungai Karang Mumus dan Pasar Segiri.

Mengedepankan fun learning atau pembelajaran mengasyikkan, komunitas itu mengajar tidak seperti di sekolah. Ada beberapa media yang digunakan, seperti video, tarian, dan nyanyian. Dengan begitu, “siswa” yang berusia rata-rata SD itu bisa menikmati dan lebih mudah menyerap pelajaran.

“Tiap pembahasan dalam sebuah pertemuan, dievaluasi pada pertemuan berikutnya. Jika mengerti, lanjut ke pembahasan setelahnya,” imbuh Humas Muda Mengajar Samarinda Natalie.

Dia menyatakan, sebelum pertemuan, ada divisi kurikulum yang akan mengevaluasi metode pembelajaran. Menghadapi anak-anak yang suka bermain-main, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Cara terbaik adalah membuat mereka tertarik dengan materi. (*/nyc/*/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 06:56

Banyak Ingin Mengadopsi, Segudang Harapan untuk Abidah Nur Ghania

Nasib bayi yang terbuang selalu banyak yang menginginkan. Seperti itu…

Sabtu, 10 November 2018 06:43

Enam Generasi Terisolasi, Kini Berkah Bertubi

Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, warga…

Sabtu, 10 November 2018 06:11

Ingin Kenalkan Paser lewat Batik

Bermodal kegigihan, pembatik Paser Suliono berhasil menjadikan batik Paser sebagai…

Sabtu, 03 November 2018 06:57

Sangat Nyaman Dilintasi, Teringat Jembatan Balikpapan-Penajam

Jembatan yang menghubungkan Hong Kong, Zhuhai, dan Makau, sudah diresmikan…

Kamis, 01 November 2018 10:11

Stop Makan Nasi, Kopi Jadi Sumber Energi

Tren minum kopi hitam tanpa gula semakin menjamur di Indonesia.…

Sabtu, 27 Oktober 2018 08:34

Jatuh Cinta dengan Majikan, Pemuda Ini Nikahi Janda 67 Tahun

 Ini kisah nikah beda usia yang terpaut jauh. Muhamad Idris,…

Sabtu, 27 Oktober 2018 02:07

Awalnya 16 Kapal yang Melayani, Kini Tersisa Tiga

Tanpa digratiskan pun, Jembatan Suramadu sudah menggerus habis kejayaan penyeberangan…

Sabtu, 27 Oktober 2018 01:51

Media Efektif Tangkal Hoax di Sosmed

Kaltim Post menjadi salah satu media yang memiliki rubrik khusus…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:53

Pramugari Nyerah, Punya Suami yang Brutal di Ranjang

Mungkin Donwori, 31, berpikir jika Karin, 29, ini Dakota Johnson dalam…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:46

Syaratnya, Jangan Berisik, Jangan Menatap, Jangan Mendongak

Bisa bertemu orangutan dari jarak dekat adalah “kemewahan” yang ditawarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .