MANAGED BY:
MINGGU
07 FEBRUARI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 01 Agustus 2013 07:38
Rumah Murah Terserap Baik di Pasar

Pengembang Berharap Ada Perda tentang Insentif Pajak

SAMARINDA – Meskipun sulit mendapatkan profit besar, bahkan berpotensi merugi, tapi faktanya, sudah ada pengembang di Samarinda yang menjalankan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Telah memasarkan lebih dari 700 unit, Perumahan Puri Indah Sejahtera garapan PT Apel Biru diperkirakan siap tuntas dibangun dalam lima tahun.

Dikatakan Komisaris Utama PT Apel Biru Joko Martono, pihaknya memang mendedikasikan pengembangan perumahan tersebut untuk kepentingan sosial.

“Karena dalam hitung-hitungan apapun dalam pembangunan perumahan, menggarap rumah murah itu memang tidak untung. Malah, kalau meleset sedikit, pengembang bisa rugi,” ujarnya.

Karena itulah, dia menginginkan FLPP di Samarinda tepat sasaran.“Jangan sampai, dengan risiko kerugian, nanti yang menikmati rumah ini malah masyarakat berpenghasilan tinggi,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi salah sasaran itu, kata Joko, pihaknya menyerahkan seleksi kepada perbankan. “Mereka yang paham detail kualifikasinya. Jadi, walaupun rumahnya sama, bisa saja harganya berbeda. Tergantung kualifikasi konsumennya nanti,” jelasnya.

Sekadar informasi, FLPP sejatinya memang diprogramkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Harga rumah yang dipatok Rp 95 juta untuk wilayah II dianggap banyak pengembang tak cocok dengan standar pasar properti di Kaltim.

Joko mengharapkan, keseriusan ini mendapat dukungan dari pemerintah. Selain dimudahkan proses perolehan lahannya, dia berharap ada insentif pajak bagi pengembang yang menjalankan program FLPP.

“Kalau bisa ditiadakan (pajaknya). Karena ini kan sebenarnya programnya pemerintah. Saya berharap segera ada Perda (peraturan daerah) yang mengatur ini,” imbuhnya.

Meskipun tak menarik bagi pengembang, rumah murah dalam program FLPP sebenarnya diminati masyarakat. Joko menuturkan, saat PT Apel Biru sejauh ini pihaknya telah memasarkan 725 unit rumah murah.

“Ada dua tahapan dan semua sudah dipesan. Puri Indah Sejahtera sudah dipesan sebanyak 404 unit. Sedangkan tahap keduanya 321 unit,” kata pengembang yang sebelumnya membangun Perumahan Apel Biru Hills itu. Dia menyebut, hanya menggarap pembangunan rumah murah ini berdasarkan pesanan. “Karena kalau tak terserap pasar, bisa tambah rugi,” pungkasnya lanjut. (*/man/lhl/k1)
 

BACA JUGA
Sabtu, 06 Februari 2016 01:37

Elegan dan Paling Tangguh di Kelasnya

        BALIKPAPAN - Meski belum diluncurkan secara resmi di Kalimantan Timur, PT…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:34

PLN Bentuk Khusus Energi Baru

Pemerintah menargetkan badan usaha khusus seperti PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk energi baru…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:33

Saham Toshiba Ditutup Terburuk selama 36 Tahun

Saham Toshiba menukik ke level terendah dalam lebih dari 36 tahun pada Jumat, setelah perusahaan yang…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:31

Aset dan DPK Perbankan Tumbuh Negatif

BALIKPAPAN - Bank Indonesia perwakilan Balikpapan mencatat pertumbuhan aset perbankan di Balikpapan…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:30

PECAHKAN REKOR SKUTER RODA EMPAT TERCEPAT

David Anderson dan Mathew Hine berhasil masuk dalam Guinness World Records, lewat kendaraan rancangan…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:29

2015, Tingkat Konsumsi Masyarakat Terendah

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2015 sebesar 4,79 persen. Jika…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:21

Tutup Pekan, IHSG Dekati 4.800

        JAKARTA -  Tak tercapainya laju pertumbuhan ekonomi nasional rupanya…

Sabtu, 06 Februari 2016 01:20

Terendah dalam 7 Tahun Terakhir

HARGA pangan dunia pada Januari lalu mencapai titik terendah dalam tujuh tahun terakhir. Selain melimpahnya…

Jumat, 05 Februari 2016 07:48

Walah...Kredit Bermasalah Meningkat 7,23 Persen

BALIKPAPAN - Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) perbankan di Balikpapan hingga triwulan…

Jumat, 05 Februari 2016 07:40

Prancis Terapkan Bea Masuk Sawit, Pemerintah Harus Cari Pasar Lain

ASOSIASI Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengaku keberatan terkait langkah Pemerintah Prancis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2015 Kaltim Post Group. All Right Reserved.