MANAGED BY:
SENIN
30 MEI
HOME | UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 01 Agustus 2013 07:38
Rumah Murah Terserap Baik di Pasar

Pengembang Berharap Ada Perda tentang Insentif Pajak

SAMARINDA – Meskipun sulit mendapatkan profit besar, bahkan berpotensi merugi, tapi faktanya, sudah ada pengembang di Samarinda yang menjalankan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Telah memasarkan lebih dari 700 unit, Perumahan Puri Indah Sejahtera garapan PT Apel Biru diperkirakan siap tuntas dibangun dalam lima tahun.

Dikatakan Komisaris Utama PT Apel Biru Joko Martono, pihaknya memang mendedikasikan pengembangan perumahan tersebut untuk kepentingan sosial.

“Karena dalam hitung-hitungan apapun dalam pembangunan perumahan, menggarap rumah murah itu memang tidak untung. Malah, kalau meleset sedikit, pengembang bisa rugi,” ujarnya.

Karena itulah, dia menginginkan FLPP di Samarinda tepat sasaran.“Jangan sampai, dengan risiko kerugian, nanti yang menikmati rumah ini malah masyarakat berpenghasilan tinggi,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi salah sasaran itu, kata Joko, pihaknya menyerahkan seleksi kepada perbankan. “Mereka yang paham detail kualifikasinya. Jadi, walaupun rumahnya sama, bisa saja harganya berbeda. Tergantung kualifikasi konsumennya nanti,” jelasnya.

Sekadar informasi, FLPP sejatinya memang diprogramkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Harga rumah yang dipatok Rp 95 juta untuk wilayah II dianggap banyak pengembang tak cocok dengan standar pasar properti di Kaltim.

Joko mengharapkan, keseriusan ini mendapat dukungan dari pemerintah. Selain dimudahkan proses perolehan lahannya, dia berharap ada insentif pajak bagi pengembang yang menjalankan program FLPP.

“Kalau bisa ditiadakan (pajaknya). Karena ini kan sebenarnya programnya pemerintah. Saya berharap segera ada Perda (peraturan daerah) yang mengatur ini,” imbuhnya.

Meskipun tak menarik bagi pengembang, rumah murah dalam program FLPP sebenarnya diminati masyarakat. Joko menuturkan, saat PT Apel Biru sejauh ini pihaknya telah memasarkan 725 unit rumah murah.

“Ada dua tahapan dan semua sudah dipesan. Puri Indah Sejahtera sudah dipesan sebanyak 404 unit. Sedangkan tahap keduanya 321 unit,” kata pengembang yang sebelumnya membangun Perumahan Apel Biru Hills itu. Dia menyebut, hanya menggarap pembangunan rumah murah ini berdasarkan pesanan. “Karena kalau tak terserap pasar, bisa tambah rugi,” pungkasnya lanjut. (*/man/lhl/k1)
 

BACA JUGA
Senin, 30 Mei 2016 08:05

Kebutuhan Pangan Aman, Tak Usah Beli Berlebih

SAMARINDA – Mendekati Ramadan, pasokan kebutuhan pangan di Kaltim dipastikan masih aman. Karenanya,…

Senin, 30 Mei 2016 07:55

Honda Supra GTR 150, Jaga Penetrasi Kelas Bebek

PENETRASI pasaruntuk segmen bebek terus dijaga PT Astra Honda Motor. Salah satunya, lewat peluncuran…

Senin, 30 Mei 2016 07:52

Apresiasi Dolar Melambat, Pasar Tetap Belum Pasti

KETIDAKPASTIAN kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, berdampak terhadap pelemahan…

Senin, 30 Mei 2016 07:49

Kata Wapres, Kebijakan Keliru Bikin Ekonomi Tertinggal

JAKARTA - Ketertinggalan pertumbuhan ekonomi Indonesia dibandingkan negara lain dinilai sama sekali…

Senin, 30 Mei 2016 07:49

Pemerintah Siap Mengalah, Setoran Kontraktor Migas Dilonggarkan

JAKARTA - Insentifakan kembali diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada kontraktor…

Senin, 30 Mei 2016 07:44

CitraGrand Senyiur City Kebut Pengembangan Kota Satelit, 400 Unit Terbangun, Terjual hingga ke Sumatra

Dua tahun diperkenalkan, CitraGrand Senyiur City berhasil mencuri perhatian pemburu properti. Di tengah…

Senin, 30 Mei 2016 07:40

Pasar Lesu, tapi Pikap Mitsubishi Tetap Survive

SAMARINDA - Andil produk kendaraan niaga terhadap penjualan benar-benar terasa saat ekonomi melambat.…

Senin, 30 Mei 2016 07:35

Induk Alfamart Terus Lancarkan Ekspansi

TANGERANG - Belum pulihnya kinerja perekonomian tak lantas menahan investasi, termasuk bagi kalangan…

Senin, 30 Mei 2016 07:32

Jika Tak Tercapai, Pemodal Malah Ragu

JAKARTA - Target pertumbuhan investasi Indonesia dinilai bergantung kinerja pemungutan pajak. karenanya,…

Minggu, 29 Mei 2016 07:48

Tekan Harga, Impor Daging 10 Ribu Ton

JAKARTA - Lonjakan harga daging sapi dikhawatirkan bakal semakin liar. Sebab, 10 ribu ton daging impor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia. All Right Reserved.