MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 09 April 2016 06:51
Direct Call Bisa Menarik Investasi

PROKAL.CO, style="text-align: justify;"> 

 

 

BALIKPAPAN - Problematika ekspor di daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara adalah barang yang dikirim masih cenderung bahan baku. Walaupun diberlakukan direct call (jalur pelayaran internasional langsung), jika masih fokus dalam hal itu saja tentu tidak banyak potensi yang bisa digali.

Pengamat ekonomi Balikpapan Rendy S Ismail menilai, rencana diberlakukannya direct call sebetulnya sangat bagus. Pengiriman nantinya sudah tidak akan melalui pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia. Tapi, langsung ke negara tujuannya. Begitu pun sebaliknya. Tapi, saat ini, fokus ekspor di Kaltim ini rata-rata hanya mengirim bahan baku saja. Bahan jadi atau bahan hasil olahan masih sangat jarang bahkan dirasa belum ada.

“Kalau kita amati sebetulnya banyak produk unggulan yang dimiliki oleh Kaltim. Tapi masalahnya, akses untuk memasarkan produk ke luar negeri tidak terdukung dengan baik. Ya, hasilnya hanya bahan baku saja yang dipasarkan Kaltim ke luar negeri,” jelas mantan ketua Kadin Balikpapan ini kepada Kaltim Post kemarin (8/4).

Menurutnya, kalau pemerintah dapat jeli melihat peluang dari direct call, sebetulnya banyak sekali hal-hal yang dapat dikembangkan. Seperti, pelayaran langsung ke luar negeri ini pasti akan banyak dilirik industri-industri turunan atau hilir. Pasalnya, mereka menilai akses ekspor yang mudah menjadi poin mereka.

Atau, lanjut dia, bisa saja pemerintah daerah mendorong pengusaha dan pemerintah pusat membuat Industri-industri smelter di Kaltim. Banyak pengamat menilai, pengembangan smelter ini mampu menaikkan nilai ekspor dan penguatan struktur industri di daerah.

“Mendengar dipermudahkan ekspor dan impor ini saja sudah cukup menarik minat investor untuk melirik Kaltim. Tinggal pemerintah daerah saja yang harus pintar menyambut dan menggiring mereka berinvestasi di Kaltim,” terang Ketua Yayasan Universitas Balikpapan ini.

Kesiapan yang dilakukan pemerintah untuk ini, dia katakan, seperti kesiapan pembangunan infrastruktur. Pasalnya pembangunan infrastruktur di Kaltim ini terkesan lamban dan bertele-tele. “Seperti pengembangan pelabuhan, wajib mereka lakukan,” tambahnya.

Selain itu, regulasi harus desentralisasi bukan sentralisasi lagi. Kalau hal ini dilakukan dapat memangkas proses perizinan, Bea Cukai, dan hal lainnya. Serta, kita juga harus mampu menyiapkan SDA dan SDM yang berkualitas.

“Kalau dalam penerapannya, direct call ini banyak kelemahannya wajar saja karena itu proses awal. Tinggal bagaimana setelah itu penguatan terus dilakukan agar berjalan efektif,” tutup Rendy. (*/aji/lhl/k15)

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*