MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 02 November 2015 10:57
Sengketa Lahan Taman Samarendah, Masalah Administrasi Dianggap Klir
IKON KOTA TEPIAN: Taman Samarendah terus dipoles.Taman yang berlokasi di Jalan Bhayangkara tersebut ditargetkan bisa dinikmati akhir tahun.

PROKAL.CO, v style="text-align: justify;">SAMARINDA – Proyek Taman Samarendah sempat diadang sengketa lahan antara pemprov dan pemkot. Gubernur Awang Faroek Ishak kala itu dengan tegas menyebut taman berdiri di lahan pemprov. Sementara pemkot menganggap persoalan lahan itu sudah klir.  


Kepala Bidang Aset Daerah BPKAD Samarinda Prayitno mengaku sudah bertemu dengan pemprov. Menurut dia, itu cuma masalah administrasi. “Bukan masalah bersurat. Kami koordinasi bahwa menurut kami surat ada di pemprov,” ucap dia.

Dijelaskannya, muara persoalan adalah soal pembiayaan, personel, prasarana, dan dokumentasi (PPPD) pada 2001. Lantas, bagaimana dengan permintaan pemprov untuk bersurat? Prayitno menjawab hal itu bagian dari administrasi. “Cuma masalah pencatatan. Tak perlu dipermasalahkan lagi,” lanjut Prayitno.

Sementara itu, Kabag Perkotaan Pemkot Ibrohim menjelaskan, sesuai Undang-Undang Otonomi Daerah, ada pelimpahan wewenang dari pusat ke daerah. Termasuk soal kewenangan pengelolaan keuangan dan aset. Dengan aturan itu, maka pengelolaan aset ditangani pemkot.

“Seyogyanya, baik administrasi pendidikan dan aset di pemkot. Namun mungkin, saat pelimpahan belum disertai dokumen administrasi. Mungkin dulu maksudnya agar bertahap,” ucap Ibrohim.

Ia mengakui ada kelemahan pemkot soal kurang intens berkomunikasi dengan biro perlengkapan pemprov untuk menyelesaikan proses administrasi.
Dijelaskan Ibrohim, taman dibangun untuk penataan kota. Soal pemprov baru menegur saat proyek itu sudah berjalan, ia menyebut hal itu sempat jadi pertanyaan. “Tapi kami berpikir positif saja. Bagus bila Gubernur mengingatkan kami. Ini koreksi bagi pemkot dan menjadi cambuk untuk menindaklanjuti,” ucap dia.

Ia menerangkan, Taman Samarendah dibuat untuk menanggulangi banjir dan sebagai paru-paru Kota Tepian. Selain itu, untuk memecah kemacetan. Tapi bila direspons berbeda, ia menegaskan tak ada tujuan pemkot untuk menghancurkan kota.

Diwartakan, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengawali dengan menyinggung banyaknya masukan yang diterimanya akibat gedung dua sekolah, SMP 1 dan SMA 1 dibongkar. Padahal, kedua bangunan tersebut bernilai heritage atau warisan budaya di Benua Etam. “Kondisi taman lebih tinggi dari rumah wagub (wakil gubernur). Banyak yang kritik proyek itu bakal bikin banjir di kawasan sekitarnya,” tutur Faroek dalam rapat persiapan groundbreaking Trans Studio di kantor gubernur, Jumat (4/9).

Kepala Biro Perlengkapan Setprov Kaltim Fathul Halim menerangkan, sebenarnya lahan kedua sekolah tersebut tercatat aset milik pemprov. Tapi, hingga kini belum ada pemkot bersurat memohon penggunaan lahan tersebut. “Sertifikat tanahnya ada kami simpan,” ujar Fathul. Padahal, lanjut dia, ada mekanisme yang perlu dilalui sebelum lahan tersebut dihapuskan dari daftar kekayaan pemprov. Selepas surat diterima, pemprov menindaklanjuti, meminta persetujuan DPRD melalui paripurna untuk dihibahkan. Sontak mendengar itu, Faroek mengatakan, “Ya, mbok izin. Ini supaya tertib administrasi”. (*/hdd/er/k9)
loading...

BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang mendidik kepada…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda masih minim. Terutama di…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Bahkan, Kementerian…

Minggu, 11 November 2018 08:24

KSOP Semprit Pengelola Pelabuhan

SAMARINDA – Semrawut, masuk bukan pada jalan seharusnya, masih ada calo tiket, dan seabrek masalah…

Sabtu, 10 November 2018 23:33

Asset Hotel Atlet dan Lahan Transmart Telah Dinilai Oleh DJKN

SAMARINDA- Tak banyak yang tahu jika Pemerintah Provinsi Kaltim telah banyak meminta bantuan kepada…

Sabtu, 10 November 2018 06:54

Empat Tahanan Jebol Jeruji Besi

LANGIT  masih gelap, jarum jam dinding menunjukkan pukul 04.10 Wita. Sebagian anggota gabungan…

Jumat, 09 November 2018 09:59

Pulau Derawan Perlu Perhatian

SAMARINDA–Pulau Derawan yang menjadi salah satu lokasi wisata unggulan di Kabupaten Berau, Kaltim,…

Profesor Egaliter yang Tanpa Kasir

Acciuga Ingin Selamanya

SONGSONG TEKANAN

Ditegur karena Sering Telat

Inferior Tanpa Curry

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

Rusto’s Tempeh Man Jadda

Buru Poin di Serui

Penyebar Hoax Penculikan di Balikpapan Ditangkap, Diciduk saat Lagi Bersih-Bersih Mall

Ada Peserta Bawa Jimat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .