MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 07 Oktober 2015 08:50
Sudah 37 Hari Tanpa Kepala Daerah, Katanya Mendagri Sudah Tunjuk Pj Bupati Paser
TJAHJO KUMOLO MENDAGRI

PROKAL.CO, v style="text-align: justify;">JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan telah menunjuk penjabat (Pj) bupati Paser. Penjabat menggantikan posisi Ridwan Suwidi yang habis masa bakti pada 31 Agustus 2015. Surat keputusan pj segera dikirimkan ke Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.


"(SK) sudah saya tanda tangani. Tunggu saja. Bisa hari ini (kemarin) di faksimile dulu ke Gubernur Kaltim," ucapnya ketika dikonfirmasi Kaltim Post melalui pesan pendek, Selasa (6/10).

Namun, mantan sekjen PDI Perjuangan itu tak memberi tahu nama yang dipilih sebagai pj bupati di daerah paling selatan Kaltim. Pernyataan Mendagri bertepatan dengan kedatangan puluhan anggota DPRD dan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Paser ke Kemendagri.

Informasi yang didapat Kaltim Post, sempat terjadi kericuhan kecil antara beberapa anggota rombongan dengan aparat keamanan kantor Ditjen Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri.

Ketua Apdesi Yairus Pawe mengatakan, kericuhan karena pihaknya kesal dengan sikap Susilo, sekretaris Dirjen Otda Kemendagri. Menurut dia, Susilo menghindar saat didatangi di kantor.

"Kami datang, dia malah ke lantai bawah," ucap Yairus. Padahal, pada pertemuan pertama 18 September lalu, pria berkumis tebal itu menyebut pj bupati Paser ditentukan Mendagri paling lambat dua hari setelah pertemuan.

"Manusiawi kalau kami marah sebab kami di-pingpong," ucap Yairus.

Ketua DPRD Paser Kaharuddin menyebutkan, kedatangan rombongan menagih janji menyusul pernyataan Susilo pertengahan September lalu. "Sudah waktunya kami datang ke sini. Sudah 37 hari Paser tanpa penjabat. Kami (DPRD) sudah tak tahan sampai didemo delapan kali," ucap Kaharuddin.

Tak kunjung ditunjuknya pj bupati, lanjut dia, membuat kegiatan daerah terganggu. Mulai APBD-P yang tak kunjung disahkan hingga pencairan dana desa terhambat. Tak aneh, politikus Golkar itu mendukung langkah Apdesi yang berencana menggelar demo di depan Istana Negara.

Sebagai bagian dari RI, jelas Kaharuddin, begitu bupati habis masa jabatan, pemerintah pusat harus segera menunjuk penjabat. Namun buktinya, sudah 37 hari pemerintahan di Paser tanpa pemimpin.

Yairus Pawe menambahkan, demonstrasi merupakan cara yang paling tepat menunjukkan kepada Presiden Jokowi. Cita-cita Nawacita tak berjalan seperti yang dicanangkan selama ini. Kasus pj bupati Paser, lanjut Yairus, contoh nyata bahwa Nawacita belum dijalankan para bawahan Presiden.

"Masak, buat SK saja tidak bisa? Siapa pun nama penjabat, kami tak permasalahkan," sindir Nasri, Kepala Desa Long Pinang, Kecamatan Long Kali, Paser. Fakta seperti itu, Nasri menilai, seandainya pilkada serentak Desember nanti terhambat, kesalahan tak bisa sepenuhnya ditimpakan kepada pemangku kepentingan di Paser.

"Kesalahan di sini (Kemendagri) juga. Menunjuk pj saja lama," ucapnya.

Sekitar pukul 13.30 WIB, kemarin, Susilo menemui rombongan yang menunggu hampir 5 jam di ruang pertemuan Ditjen Otda di lantai tiga. Lagi-lagi, mantan Plt Dirjen Otda tersebut mengatakan, pj baru diketahui dalam sehari atau dua hari. Tanpa dikomando, beberapa anggota DPRD dan kepala desa menyatakan ketidakpuasan.

"Bapak janji lagi. Kami tak mau didemo terus sama masyarakat. Jaminannya apa?"

Walau didesak berulang-ulang hingga diminta membuat pernyataan tertulis, Susilo tetap tak bisa menjawab. Dia hanya beralasan, penunjukan molor karena kesibukan Mendagri sangat padat. Susilo membantah tudingan kejadian ini merupakan bukti bahwa Paser tak diprioritaskan pusat.

"Sekali lagi, saya mohon maaf. Yakinlah tidak ada seperti itu (Paser dianaktirikan)," bantahnya.

Pada akhir pertemuan, Kaharuddin meminta Mendagri tak keluar dari tiga nama pj yang diajukan Gubernur Awang Faroek. Mereka adalah Aji Sayid Fatur Rahman yang juga asisten sekprov Kaltim bidang pemerintahan. Dua nama lagi adalah Kepala Dinas Pertanian Kaltim Ibrahim dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kaltim Jauhar Effendi. Tersiar kabar, Jauhar yang ditunjuk menjadi pj.

Dikonfirmasi semalam, sejumlah pejabat teras Pemprov Kaltim juga mengaku belum menerima faksimile dari Kemendagri. Lagi pula, sebut seorang kepala biro di pemprov, SK dari pusat tidak dikirim lewat faksimile melainkan diambil langsung. (pra/fel/k8)
loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 21:48

Tabrak Batu di Riam Udang, Tiga Orang Belum Ditemukan

SAMARINDA - Sebuah kapal long boat bermuatan penumpang dan barang…

Kamis, 21 Maret 2019 21:26

ASTAGAAA..!! Oknum Lurah dan Pegawai Protokol Pemkot Tertangkap Pesta Sabu

SAMARINDA - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur…

Kamis, 21 Maret 2019 01:20

BAWASLU WASPADALAH..!! Di Malaysia Ada Calo Suara, Tawarkan 15-50 Ringgit per Suara

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tampaknya harus lebih jeli mewaspadai…

Kamis, 21 Maret 2019 00:00

Ma'ruf Amin Optimistis Pertahankan Kemenangan 01 di Kaltim

BALIKPAPAN- Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin…

Rabu, 20 Maret 2019 22:20

Polisi Tangkap Terduga Teroris di Berau

SAMARINDA - Seorang pria diduga terlibat kegiatan terorisme, M Zulkifli…

Rabu, 20 Maret 2019 14:38

SELISIH MAKIN TIPIS..!! Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Jatuh, Prabowo - Sandi Menanjak

Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau TKN…

Rabu, 20 Maret 2019 12:59

Uang yang Keluar dari Kaltim Selalu Lebih Banyak

SAMARINDA-Nilai uang kartal yang diedarkan atau outflow di Kaltim mencapai…

Rabu, 20 Maret 2019 12:54

Minyak Sawit Didiskriminasi, Pelaku Usaha Harus Cari Pasar Baru

SAMARINDA-Setelah berupaya mendiskriminasikan penggunaan minyak sawit, kini Uni Eropa (UE)…

Rabu, 20 Maret 2019 12:53

Ini Negara yang Berpotensi Menjadi Pasar Terbesar Kaltim

SAMARINDA-Konsumsi batu bara India diperkirakan tumbuh 4,5 persen year on…

Rabu, 20 Maret 2019 12:51

Realisasi Investasi Tumbuh 5,14 Persen, Kabupaten Ini yang Terbesar...

SAMARINDA-Realisasi investasi pada triwulan IV-2018 Kaltim mencapai Rp 8,48 triliun.…

Ini Manfaat Air Rebusan Daun Serai

Ini Alasan Kalangan Menengah Atas Pilih Prabowo

"Kuda-kudaan" di Kamar Mandi, Celana Dalam Istri Bau Sperma, Nanang Kalap, Bacok Kepala Istrinya....

Tabrak Batu di Riam Udang, Tiga Orang Belum Ditemukan

Mba Tutut : Perbedaan Memperkaya Indonesia Kita

ASTAGAAA..!! Oknum Lurah dan Pegawai Protokol Pemkot Tertangkap Pesta Sabu

Cawapres KH Ma'aruf Amin Datang ke Samarinda, Ini Agendanya

Usul Pelarangan Iklan Rokok hingga Taman Bermain Ramah Anak

BERJUALAN DI BADAN JALAN

Sulap Bahan Bekas Jadi Taman Bermain
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*