MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 27 Juli 2015 08:20
Dagang Kue dan Ternak Ayam Bangkok

Cara Wasit Nasional Asal Kaltim Jaga Dapur Tetap Ngebul

WASIT JUGA MANUSIA: Kusni dan keluarga. Tanpa kompetisi, nafkah didapat dari bisnis kue dan ternak ayam.(ARIB BILLAH/KP)

PROKAL.CO, v>

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, ada sosok penting selain pemain, pelatih, atau manajemen klub. Dia turut berlari selama 90 menit dan keputusannya sangat berpengaruh dalam hasil akhir sebuah laga. Sepak bola mengenalnya sebagai wasit.
 
ARIB BILLAH, Samarinda
 
BERAKHIRNYA kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015 yang belum seumur jagung dengan status force majeure mengundang kekecewaan pelbagai pihak. Salah satu unsur penting yang terkait dalam industri sepak bola seperti wasit, turut pula dirugikan.

Mandeknya kompetisi mengharuskan wasit asal Kaltim, Kusni, berdagang kue kering dan beternak ayam bangkok. Dibantu istrinya Rita Ariani, dia kini menggantungkan keperluan rumah tangga dari kedua jenis usaha tersebut.

"Kalau usaha kue sudah dari 10 tahun lalu dan saat ini masih terus berjalan. Saya bantu istri mulai produksi hingga memasarkan ke outlet-outlet penjualan," ujar Kusni yang kala merintis berdagang kue masih memimpin pertandingan di level Divisi Utama.

Sedangkan untuk ternak ayam bangkok, Kusni hanya memeliharanya alias tidak untuk diadukan. Ketika usia hewan sudah 3-4 bulan, dijual dengan harga Rp 2,5 juta.

"Jadi, saya pinjam tempat usaha ternak di tempat keluarga di Tenggarong dan saat ini sudah ada dua tempat dan lokasinya berjauhan. Saya hanya merawat hingga tumbuh besar saja. Kalau untuk diadu tidak suka," kata ayah Muhammad Rizki Kusni Admojo dan Vania Dwi Cahyani Kusni Admojo itu.

Beberapa ayam berkualitas baik bisa dihargai seperti sepeda motor. Dia pernah menjual seekor ayam bangkok dengan nilai Rp 15 juta. "Memelihara ayam bangkok berbeda dengan ayam potong. Perawatannya harus lebih intens. Tidak lupa divaksin minimal sekali dalam dua bulan. Semakin kuat ayamnya, semakin mahal taksiran harganya," beber Kusni.

Meski masih terselamatkan dengan kedua jenis usahanya, Kusni berharap kompetisi di bawah naungan PSSI bisa kembali bergulir. Berdagang kue dan ternak ayam hanya mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tidak ada tambahan berlebih dari profesinya sebagai wasit selama ini.

"Wasit itu profesi saya. Saya memulai karier dari nol dan bisa sampai memimpin pertandingan di level tertinggi di Indonesia bukan dengan waktu singkat. Setiap akan ada kompetisi kami selalu menjalani serangkaian tes. Melewatinya itu tidak mudah. Sudah berjuang susah payah lolos verifikasi, kompetisi malah buyar," tuturnya kecewa.

Sekadar informasi, para wasit yang dipakai untuk kompetisi sekelas QNB League harus melewati seleksi ketat dari fisik hingga psikologi. Salah satu ujian terberat ialah berlari dengan jarak 150 meter dalam 30 detik. Tes fisik itu dilakukan 20 kali dengan waktu jeda hanya 35 detik. Itu hanya segelintir tes yang dijalani Kusni dan wasit lainnya.

"Begitu tahu kompetisi berakhir, rasanya seperti pukulan telak bagi kami. Saya bersyukur masih ada usaha kue dan ternak ayam. Kasihan teman-teman sesama wasit yang menggantungkan hidupnya hanya dari memimpin pertandingan. Apalagi kalau mengingat-ingat perjuangan menjadi wasit ISL (Indonesia Super League). Itu sangat berat," keluhnya.

Tak ingin staminanya terkuras sia-sia, dia mengabdi kembali di daerah. Beberapa waktu lalu dia memimpin pertandingan turnamen kampung (tarkam). Dalam waktu dekat, dia dipercaya kembali memimpin pertandingan di Piala Pangdam VI/Mulawarman 2015.

Kusni beserta keluarga hanya sebagian kecil dari elemen sepak bola Tanah Air yang merasa dirugikan oleh kewenangan senonoh pemangku kepentingan. Masih ada unsur lain seperti manajemen klub, pemain, pelatih, dan pengurus sepak bola di daerah yang jumlahnya ribuan orang harus menganggur dan kelimpungan mencari cara agar dapur tetap ngepul.‎ (bby/k9)
 
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 11:19

Si Kutu Tak Mati Kutu

BARCELONA - Barcelona masih sempurna di La Liga. Bahkan di lima liga elite Eropa, Barca satu-satunya…

Sabtu, 24 Februari 2018 11:18

Sergi Tak Lagi Frustrasi

SERGI Roberto sempat panik saat Barcelona mendatangkan Nelson Semedo dari Benfica musim panas lalu.…

Sabtu, 24 Februari 2018 11:16

Kembali Jadi Super-Mane

MUSIM INI, Liverpool ya Mohamed Salah. Roberto Firmino atau Sadio Mane yang pada musim lalu dielu-elukan…

Sabtu, 24 Februari 2018 11:15

Benci Wembley karena Bayangan Gagal

KYLE Walker beda dengan penggawa Manchester City lain. Jika penggawa City yang lain datang ke Wembley…

Sabtu, 24 Februari 2018 11:14

Klop Kurang Dua Pekan

MUSIM INI, Liverpool memiliki empat opsi center back. Mulai Ragnar Klavan, Joel Matip, Dejan Lovren,…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:33

Antusias dengan PGK 2018

SAMARINDA – Gegap gempita Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018 resmi digeber di Stadion Utama,…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:31

Suporter Bersatu dan Damai

DEMI menyukseskan gelaran Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018, seluruh suporter dari tim kontestan sepakat…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:30

Ajang Promosi Daerah

JAMINAN ketat plus seru bakal tersaji di Piala Gubernur Kaltim (PGK) II/2018. Hadiah melimpah yang disuguhkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:29

Antusias Lawan Laskar Wong Kito

SALAH satu penggawa Persiba Balikpapan Bryan Cesar mengaku tak sabar bisa segera berhadapan dengan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:27
Persiba Balikpapan vs Sriwijaya FC

INCAR VICTORY PERDANA

BALIKPAPAN - Persiba memulai ujian berat dalam laga pembuka penyisihan Grup B Piala Gubernur Kaltim…

Pupuskan Penantian Tiga Tahun

Lepas Lajang sebelum “Perang”

Gagal Quadruple, Sanksi Menanti

Sebut Aleks Saudara Jelek

Stevan Hanya Numpang Latihan

Solidaritas dari Duo Samba

Sepekan Lagi Esteban WNI

Isi Waktu, Ikuti Tarkam

Terancam Comeback Tanpa Keluarga

Markas PSMS Medan Dibenahi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .