MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 08 Desember 2014 10:43
Teluk Adang Segera Ditetapkan

Jadi Pelabuhan Utama Bongkar Muat Batu Bara

PROKAL.CO, v>

TANA PASER – Pelabuhan bongkar muat batu bara Teluk Adang Kabupaten Paser, menjadi salah satu dari 14 pelabuhan besar batu bara yang akan ditetapkan sebagai pelabuhan utama bongkar muat di Indonesia.
 
Rencana penunjukan 14 pelabuhan khusus batu bara ini sebagai langkah pemerintah menekan aksi penyelundupan dan meningkatkan pendapatan negara dengan menertibkan pengangkutan batu bara di wilayah Kalimantan dan Sumatra. 
 
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Sukhyar saat dihubungi media ini mengatakan, selain pelabuhan Teluk Adang Paser, untuk wilayah Kaltim beberapa pelabuhan besar juga ditunjuk, di antaranya Pelabuhan Teluk Balikpapan, Berau, dan Maloy. Untuk Kalimantan Selatan, di antaranya Pelabuhan Tobaneo, Pulau Laut, Sungai Danau, dan Batu Licin.
 
Sementara dari pulau Sumatra yaitu Pelabuhan Aceh, Padang Bay, Riau Bay, Jambi Bay, Bengkulu Port, Tanjung Apiapi, dan Tarahan. “Draf sudah selesai. Rencananya ada 14 pelabuhan yang ditetapkan. Tujuh di Kaltim dan tujuh di Sumatra,” kata Sukhyar.
 
Diuraikan, Ditjen Minerba sudah melakukan pendataan pelabuhan yang selama ini dipakai untuk aktivitas bongkar muat batu bara. “Pelabuhan bongkar muat batu bara di Indonesia sebanyak 170 pelabuhan. Baik berskala besar maupun skala kecil,” kata dia.
 
Ditambahkan, kegiatan bongkar muat batu bara nantinya hanya melalui pelabuhan yang telah ditetapkan pemerintah. “Perjanjian kerja sama antara pelaku usaha dan pengelola pelabuhan dilakukan secara business to business,” jelasnya.
 
Terkait rencana regulasi baru ini, sejumlah pengusaha batu bara yang ada di Paser masih belum merespons rencana kebijakan ini. Hal ini karena masih belum adanya sosialisasi. Namun, jika menjadi keharusan, pengusaha siap menjalankan sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah.
 
“Apapun hasilnya, kami berharap kebijakan ini tak terlalu membebani pengusaha, karena usaha batu bara ada pasang-surutnya,” kata salah satu pengusaha batu bara Paser yang enggan dikorankan namanya.
 
Sementara itu, sejumlah warga yang berada di seputar perairan Teluk Adang meminta agar rencana ini bisa memberikan efek positif bagi perekonomian warga. “Yang kami harapkan bisa memberi dampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Warga lokal tak hanya sebagai penonton hasil bumi daerahnya dikirim ke luar tanpa memberi efek meningkatnya perekonomian warga,” kata Syamsir, warga Kuaro. (nan/waz/k8)         
 
loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 09:31

Diprediksi Masih Terjadi hingga Februari

PENAJAM – Bencana banjir masih menghantui Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga Februari…

Jumat, 19 Januari 2018 09:30

Yusran Pilih Pensiun dan Tetap Netral

YUSRAN Aspar tidak menaruh ekspektasi tinggi untuk maju dalam Pilgub Kaltim 2018. Sehingga ketika tidak…

Jumat, 19 Januari 2018 09:28

Pilbup PPU Rawan Mobilisasi Suara dari Luar Daerah

PENAJAM - Mobilisasi warga luar daerah menjadi pemilih dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Penajam Paser…

Jumat, 19 Januari 2018 09:27

Defisit, Jumlah Kendaraan Bermotor Menurun

TANA PASER – Terhitung sejak 2015 sampai 2017. Jumlah kendaraan bermotor di Paser terbilang menurun.…

Jumat, 19 Januari 2018 09:26
Ade Lufty, Autodidak Belajar Mainkan Alat Musik Sape

Ingin Ciptakan Kelas Musik Tradisional

TANA PASER – Berbeda dari kebanyakan remaja saat ini,  Ade Lufty Novi Andika remaja berusia…

Rabu, 17 Januari 2018 08:53

Wabup Kunjungi Undian Lapak Pedagang

PASER - Wakil Bupati Paser Mardikansyah meninjau undian lapak pedagang korban kebakaran Paser Senaken,…

Rabu, 17 Januari 2018 08:51

Pembangunan Ulang Pasar Senaken Butuh Rp 18 Miliar

PASER - Pemerintah Kabupaten Paser harus menyediakan dana sekitar Rp 18 miliar untuk membangun kembali…

Rabu, 17 Januari 2018 08:51

Warga Mendik 12 Tahun Menanti Pembangunan Jembatan

PASER- Kepala Desa Mendik I Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser Padiansyah mengatakan, bahwa masyarakat…

Senin, 15 Januari 2018 08:32

Jadikan Berau Sentra Kakao dan Lada

TANJUNG REDEB – Sektor pertanian menjadi salah satu andalan yang terus dikembangkan Pemerintah…

Senin, 15 Januari 2018 08:31

Buka Lomba Ketinting di Muara Radak

TANJUNG REDEB – Masyarakat Muara Radak, Kampung Buyung-Buyung mengelar lomba ketinting dan kapal…

Pembangunan Ulang Pasar Senaken Butuh Rp 18 Miliar

Bupati-Wabup Jalan Santai Bersama Guru

Jadikan Berau Sentra Kakao dan Lada

Buka Lomba Ketinting di Muara Radak

Warga Mendik 12 Tahun Menanti Pembangunan Jembatan

Diprediksi Masih Terjadi hingga Februari

Ingin Ciptakan Kelas Musik Tradisional

Pilbup PPU Rawan Mobilisasi Suara dari Luar Daerah

Defisit, Jumlah Kendaraan Bermotor Menurun

Wabup Kunjungi Undian Lapak Pedagang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .