MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 10 April 2017 10:55
Kalapas Akui Ada Oknum Petugas yang Loloskan HP ke Penjara

PROKAL.CO, TARAKAN – Menjadi seorang warga binaan sudah tentu tidak sebebas saat sebelum masuk ke hotel prodeo. Termasuk keterbatasan saat menggunakan alat komunikasi.

Sejumlah tahanan dan warga binaan diduga bebas menggunakan HP bahkan mengunggah foto pada sosial media facebook, hampir setiap harinya.

Berdasarkan foto yang diperoleh Radar Tarakan melalui medsos Facebook, terdapat foto-foto yang diduga diunggah oleh warga binaan tindak pidana narkoba, dengan raut wajah yang penuh keceriaan bersama-sama dengan beberapa temannya sesama warga binaan.

Bahkan dalam foto itu juga terlihat rekan-rekan warga binaan dalam kasus yang sama yakni narkoba sedang asyik memainkan HP dan laptop. kondisi ini makin membuat publik bertanya tentang kondisi Lapas di Tarakan. Termasuk terkait peredaran narkoba yang sering kali dikendalikan warga binaan dari balik jeruji besi.

Bagaimana tidak, warga binaan yang diharamkan menggunakan HP di dalam lapas, justru terlihat bebas menggunakan perangkat telekomunikasi elektronik itu. Bahkan, bila dilihat dari unggahan di Facebook itu, warga binaan seakan diizinkan.

Kepala Lapas kelas II Tarakan, Fernando mengatakan jika berada di dalam lapas sangat tidak diperbolehkan membawa HP dan harus dititip di dalam loker yang telah disediakan oleh lapas. “HP itu harus dititip, makanya kami itu memeriksa setiap pengunjung yang datang ke dalam lapas,” katanya.

Meski aturannya sudah ketat, Fernando mengakui jika sebagian warga binaan ada yang memiliki HP di dalam penjara. Fernando tidak mengetahui dari mana asal usul HP tersebut. “Di dalam penjara itu memang ada HP, dan itu memang yang menjadi kendala kami. Kami bahkan sudah sering melakukan razia,” ujarnya.

Tak hanya itu, sidak mendadak juga sering dilakukan dan memang ada beberapa yang kedapatan membawa alat komunikasi dan beberapa fasilitas yang tidak diperbolehkan dibawa ke Lapas. Tetapi setelah dua hari berikutnya dipastikan akan ada lagi.

Pihaknya juga tidak tahu dari mana datangnya HP itu, tetapi diakuinya kemungkinan ada anggotanya yang nakal dan kemungkinan diberikan uang untuk para penjaga lapas.

“Kemungkinan ada anggota saya yang nakal, diberikan uang Rp 100 ribu saja pasti sudah mau. Makanya kalau nanti kami tangkap HP-nya lagi akan langsung dimusnahkan saja,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, tidak mudah untuk melakukan itu, karena dengan anggota yang terbatas tentu akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya ingin membuat banner berisi peringatan terlebih dahulu, agar para warga binaan dapat mengetahui bahwa akan terus dilakukan sidak dan akan memusnahkan alat komunikasi itu.

“Tentu tidak langsung dimusnahkan tanpa pemberitahuan, bisa ngamuk mereka. Agar nanti jika kami lakukan sidak berulang-ulang, mereka pasti akan berfikir juga,” jelasnya.

Kurangnya petugas penjaga di Lapas Tarakan dinilai menjadi penyebab utama lolosnya barang-barang yang tidak semestinya ada di dalam lapas. Saat ini pihaknya hanya mempunyai 51 personel yang dibagi menjadi 4 shift dan penjaganya hanya ada 3 orang saja.

“Idealnya itu yang menjaga harus 32 orang setiap shift jaga, tetapi di lapas ini hanya ada 3 orang yang menjaga,” ujarnya.

Ditegaskannya, jika sudah 32 orang yang menjaga tetapi masih kebobolan, dirinya siap untuk dipecat. Bukan hanya kekurangan pegawai, tetapi Lapas Tarakan memang sudah sangat over capacity. Kapasitas lapas sebenarnya maksimal adalah 238 orang tetapi tahanan dan warga binaan yang berada di lapas saat ini berjumlah 948 orang.

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .